Home / Lamandau

Minggu, 19 Juli 2020 - 18:24 WIB

Pencuri Dua Ekor Ternak Sapi Dibekuk Polisi

Pelaku saat diamankan di Mapolres Lamandau, Minggu (19/7).

Pelaku saat diamankan di Mapolres Lamandau, Minggu (19/7).

NANGA BULIK, KaltengEkspres.com – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lamandau meringkus seorang pria berinisial Sa (44). Ia ditangkap karena melakukan pencurian dua ekor ternak sapi milik Gusti Jamhari, yang berada dikebun kelapa sawit,  Sungai Pandau RT 09 Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik, Sabtu (11/7/2020) lalu. Ironisnya, aksi pencurian ini dilakukan pelaku dengan meminjam pikap milik korban.

Kapolres Lamandau, AKBP Titis Bangun Handoyo Putro mengatakan, pelaku pencurian ini awalnya berjumlah dua orang, satu pelaku Sa (44) berhasil ditangkap pada Jumat (17/7) lalu. Namun, satu tersangka lainya berinisial S (35) masih buron atau DPO (Daftar Pencarian Orang).

“Dari hasil penyidikan, pada Sabtu 11 Juli 2020, dini hari, pelaku SA alias I dan satu temannya yang kini masih buron telah mencuri dua ekor sapi dan langsung dibawanya ke Pangkalan Bun untuk dijual,” ujarnya dalam gelar konferensi pers, didampingi Kabag Ops AKP Agus Priyo Wibowo dan Kasat Reskrim IPTU Moh Far’ul Usaedi, di Mapolres Lamandau Minggu (19/7).

Baca Juga :  Ratusan PNS dan Honorer di Lamandau Ikuti Test HIV/AIDS

Dari pengakuan tersangka lanjut Kapolres, dua ekor sapi hasil curian dijual kepada seorang jagal di Pangkalan Bun berinisial SB, seharga Rp10 juta, pada 13 Juli lalu dan disaksikan oleh RT setempat. Bahkan, jual beli dilengkapi dengan nota jual beli bermaterai 6.000.

“Proses jual beli dilakukan secara resmi dengan menghadirkan Ketua RT setempat. Maka, dalam hal ini si pembeli tidak terkena pasal sebagai penadah karena tersangka tidak mengaku menjual sapi curian kepada pembeli dan dilakukan jual beli menghadirkan saksi atau tidak sembunyi-sembunyi,” terangnya.

Baca Juga :  Ditusuk OTD, Karyawan PT. GCM Sekarat, Pelaku Sedang Diburu Polisi

Dari pengungkapan kasus ini, berhasil diamankan barang bukti berupa dua ekor sapi lokal masing-masing berumur 5 dan 2 tahun, satu unit kendaraan roda 4 jenis pikap, serta satu buah nota pembelian bermaterai tertanggal 13 Juli 2020 yang terdapat tanda tangan atas nama penjual dan pembeli dua ekor sapi tersebut.

Atas perbuatan melanggar hukum yang dilakukan, tersangka dijerat pasal 363 ayat (1) ke 1e dan 4e KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (cho)

Share :

Baca Juga

Daerah

Tugas Utama ASN Melayani Masyarakat

Lamandau

Polda Kalteng Amankan Warga Kinipan

Daerah

Kemenag Lamandau Tetapkan Besaran Zakat

Lamandau

Bawa Sabu, Warga Kalsel Ini Diamankan Satres Narkoba Lamandau

Daerah

Putus Mata Rantai, Dinkes Tes HIV/AIDS Ibu Hamil

Daerah

Aqil FC Juarai Futsal PWI Lamandau Cup 2022

Lamandau

Cegah Sejak Dini, Kasatnarkoba Sosialisasi Bahaya Narkoba ke Murid SD

Lamandau

Bawa 1,7 Kilogram Sabu, Pengedar Asal Kotim Diringkus Polisi