Home / Seruyan

Sabtu, 11 Juli 2020 - 11:06 WIB

Cabuli Bocah Laki-laki, Mantan Guru Diancam 15 Tahun Penjara

Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro saat membeberkan kasus pencabulan ketika digelar press release Jumat (10/7).

Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro saat membeberkan kasus pencabulan ketika digelar press release Jumat (10/7).

KUALA PEMBUANG, KaltengEkspress.com –  Seorang pria bernama Ahmat Noor (39) terpaksa harus mendekam dijeruji besi Mapolres Seruyan. Mantan guru Sekolah Dasar (SD) yang memiliki kelainan sek ini ditangkap karena kembali berbuat ulah mencabuli anak laki-laki yang masih berusia dibawah umur.

Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari adanya laporan orang tua korban yang melihat isi percakapan melalui telpon seluler (ponsel) sang anak.

“Kejadiannya pada hari Jumat 3 Juli 2020 lalu, bertempat di belakang rumah pelaku, di Jalan Gatot Subroto Kelurahan Kuala Pembuang I Gang Al Iman, Kecamatan Seruyan Hilir. Modusnya mengirim chat melalui masangger kepada korban, saling membalas hingga terjadi pertemuan, dan pada akhirnya terjadilah aksi pencabulan tersebut,” ungkap Kapolres, Jum’at (10/07/2020).

Baca Juga :  RSUD Kuala Pembuang Terapkan SIMRS

Mendapati laporan orang tua korban lanjur Kapolres, Polsek Seruyan Hilir kemudian ditindaklanjuti oleh Reskrim Polres Seruyan hingga pada akhirnya tersangka berhasil diamankan di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dibantu oleh Jatanras Polda Kalsel.

Baca Juga :  Tak Miliki KTP, Warga Kecamatan Seruyan Hilir Mengadu ke Bupati

“Pelaku ditangkap tanpa melakukan perlawanan, tak hanya itu kami juga saat ini sedang mendalami kemungkinan adanya korban yang lain. Karena ada teman korban yang masih diduga didekati oleh tersangka, tetapi kita masih pendalaman sehingga kedepannya bisa jadi korbannya bukan hanya satu, bisa juga bertambah lebih dari satu,”ujarnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat dengan Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan paling lama 15 tahun. (Ro)

Share :

Baca Juga

Seruyan

DKPP Seruyan Sebut Produksi Padi Menurun

Seruyan

Polisi Benarkan Adanya Penganiayaan Murid oleh Oknum Guru

Seruyan

KPU Rekrut Petugas PPK dan PPS

Seruyan

Atasi BABS, Pemdes Sungai Undang Bakal Bangun 300 WC Untuk Warga Desa

Seruyan

Dishub Seruyan Bakal Pasang Traffic Light di Persimpangan Jalan

Seruyan

2018, Seruyan Bakal Buka Pendaftaran Guru Agama

Seruyan

Bahas UMK 2018, Pemkab Seruyan Undang Perusahaan

Seruyan

Wah! Acara Dialog Bersama Bupati Mendapat Apresiasi
error: Content is protected !!