Home / Lamandau

Selasa, 2 Juni 2020 - 20:19 WIB

Terkonfirmasi PDP, IRT Baru Melahirkan di Lamandau Meninggal Dunia

Petugas medis saat bersiap memakamkan jasad korban Selasa (2/6).

Petugas medis saat bersiap memakamkan jasad korban Selasa (2/6).

NANGA BULIK, KaltengEkspres.com – Seorang warga Kabupaten Lamandau berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 dipastikan meninggal dunia di RSUD Lamandau, Selasa (2/6/2020) sekitar pukul 15.45 WIB.

Warga tersebut diketahui merupakan ibu rumah tangga (IRT) yang baru melahirkan sekitar empat hari lalu. Ia merupakan istri dari salah seorang karyawan perusahaan besar swasta perkebunan kelapa sawit PT Nirmala Agro Lestari (NAL) di Kabupaten Lamandau.

“Satu-satunya warga berstatus PDP Covid-19 di Kabupaten Lamandau dinyatakan meninggal dunia di RSUD Lamandau. Almarhum meninggal dunia sekira pukul 15.45 WIB,” kata Ketua Gugus Tugas Covid-19 Lamandau yang sekaligus Bupati Lamandau, H Hendra Lesmana, Selasa (2/6/2020).

Baca Juga :  Gelar Acara Hajatan dan Hiburan Wajib Teken SKB

Dijelaskan Hendra, pasien yang baru melahirkan ini meninggal dunia di RSUD Lamandau saat dalam masa perawatan dan masa persiapan untuk dirujuk ke Rumah Sakit Sultan Imanuddin (RSSI) Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar).

Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Lamandau menetapkan status PDP didasarkan hasil pemeriksaan kesehatan yang bersangkutan, karena sebelumnya memiliki gejala klinis seperti sesak napas, batuk dahak kering serta hasil rontgen mengarah ke pneumonia dengan edema paru.

Baca Juga :  Bupati Dorong Pemantapan Posisi Madrasah

Pasien tersebut tidak memiliki riwayat perjalanan ke daerah endemi Covid-19. Dan, petugas RSUD Lamandau telah mengambil sampel swab.

“Tadi sebelum meninggal yang bersangkutan sudah diambil sampel swab. Artinya, hingga kini belum terkonfirmasi positif Covid-19,” ujar Hendra.

Jenazah dimakamkan dengan menggunakan protokol Covid-19 di TPU, Jalan Trans Kalimantan KM 9, Kecamatan Bulik. (cho)

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Minta OPD Serius Gali Pontensi PAD

Daerah

Kades Jangan Bangun Insfrastruktur Dulu, 40 Persen Dana Desa untuk BLT

Lamandau

Warga Sungai Mentawa Tenggelam di Sungai Lamandau

Lamandau

Lamandau Minim Dana Tangani ODGJ

Daerah

Pra Musrenbang Selaraskan Usulan Masyarakat

Lamandau

18 Jamaah Calon Haji Lamandau Dipastikan Batal Berangkat

Daerah

Dinkes Lamandau Tancap Gas Turunkan Angka Stunting 

Lamandau

Seorang Anak di Lamandau Nekat Bakar Rumah Orang Tuanya