



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Kasus penyekapan terhadap seorang janda anak dua bernama Raudatul Jannah (27) di sebuah kost di Jalan Morist Ismail Kota Palangka Raya, kini telah diselidiki pihak kepolisian dengan memburu oknum pelakunya. Kepada awak media ini, korban menceritakan bahwa motif penyekapan pelaku yang diketahui bernama Riyan (32) ini karena masalah asmara.
“Saya kenal dia baru satu hari, tepat tanggal 27 kemarin saya di jemput di Kuala Kapuas,”kata Raudatul Jannah, kepada awak media Kalteng Ekspres.com, Selasa (30/6/2020) pagi.
Ia menjelaskan, bahwa dirinya dijanji akan dinikahi pelaku. Karena bujuk rayu janji manis tersebut ia bersedia dijemput pelaku di Kabupaten Kapuas dan dibawa ke Palangka Raya. Namun entah kenapa pelaku tega menyekap dirinya selama tiga hari, tak dibolehkan keluar kost.
“Penyekapan ini sangat tak disangka awalnya pelaku yang terlihat romantis tiba-tiba melakukan hal ini. Sekitar pukul 08.00 WIB, Riyan berpamitan ingin membeli makanan, namun kondisi pintu kost digembok dari luar,”ungkapnya.
Kasus ini terbongkar ketika Jannah menghubungi orang tuanya via ponsel dan memberitahu dirinya disekap pelaku di salah satu kost di Jalan Morist Ismail lll Kota Palangka Raya. Setelah tiba di kost, orang tua korban melapor kepada ketua RT setempat, kemudian mereka bersama warga mencari keberadaan kost tersebut.
Saat itu orang tua korban bersama warga berkeliling mencari kost tempat anak dan cucunya disekap. Setelah sampai di Jalan Morist Ismail lll bapak orang tua korban melihat kendaraan motor yang dikenalnya dan mencoba mengintip dari luar melihat ciri-ciri gelang tangan yang dipakai cucunya.
“Saya menghubungi ayah lewat HP, setelah itu ayah saya sama ketua RT mencari kost dan ternyata ayah saya mengenali sepeda motor Yamaha Byson yang dipakai Riyan saat jemput saya dan gelang cucunya,”tuturnya.
Saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini dan mencari informasi tentang keberadaan pelaku. (am)