Home / DPRD Barito Selatan

Kamis, 11 Juni 2020 - 21:59 WIB

Pastikan Beberapa Hal, DPRD Menggelar Rapat Dengan BPKAD Barsel

Buntok,KaltengEkspres.com – Komisi I DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Barsel H Moh Yusuf SE mengelar Rapat dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kamis (11/6/2020).

Dalam rapat tersebut pihak Komisi I
meminta kepada pemerintah daerah setempat melalui BPKAD untuk segera melakukan penghapusan terhadap mobil dinas milik mantan Bupati dan mantan ketua Dewan.

“Kita mintaan penghapusan aset mobdin mantan Bupati dan mantan ketua DPRD Barsel dan dulu sudah kita tanyakan saat RDP dengan BPKAD untuk membicarakannya dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), tapi sampai saat ini belum ada hasilnya,” kata Ketua Komisi I DPRD Barsel, H. Raden Sudarto, saat ditemui awak media seusai pelaksanaan rapat.

Baca Juga :  Tenaga Kesehatan Beberapa Desa di Barsel Masih Minim

“Tapi kita paham karena masalah Covid-19 ini, mungkin itu penyebabnya agak terkendala. Bukannya kita mendesak ya, tapi kita tetap mau tahu sudah sejauh mana itu (perihal mobdin),” sampaikan pria yang akrab disapa H. Alex.

Ditambahkan politisi PDIP itu lagi, pihaknya juga mengusulkan agar segera dilakukan penghapusan aset terhadap rumah dinas pegawai, yaitu perumahan sepuluh di Jalan Patianom dan yang berada di jalan Teratai, Kota Buntok, sehingga pihaknya mengusulkan adanya penghapusan aset itu melalui sistem penjualan kepada para pensiunan, yang sampai saat ini masih menempati rumah-rumah dinas tersebut.

Baca Juga :  DPRD Barsel Minta Gaji RT dan RW Dibayar Setiap Bulan

“Pertimbangannya karena mereka (pensiunan), adalah orang-orang yang sudah berjasa bagi Barsel ini, ya hitung-hitung sebagai penghargaan buat mereka,” jelasnya.

Kemudian rapat juga membahas berkaitan dengan Perbup Hak Keuangan, yaitu tentang pemisahan honorarium tenaga ahli DPRD.

Pemisahan tersebut, dijelaskan H. Alex, diusulkan sebab tenaga ahli DPRD yang seharusnya berada di lingkup tanggung jawab Sekretariat Dewan (Setwan), selama ini digabung dengan lingkup anggota DPRD.

“Padahal harusnya dipisah (tersendiri), karena tenaga ahli itu dibawah Setwan, jadi tidak bisa digabung dengan DPRD,” tandasnya.(rif).

Share :

Baca Juga

DPRD Barito Selatan

Masyarakat Diminta Tak Termakan Hoaks Vaksin Covid-19

DPRD Barito Selatan

Warga Dusel Keluhkan Jaringan Hingga Persoalan Infrastruktur

DPRD Barito Selatan

Ketua DPRD Barsel Kritik Rencana Pelantikan di Tengah Tanggap Darurat Covid-19

DPRD Barito Selatan

DPRD BarselĀ  Ungkap Adanya Dugaan SPJ BBM Fiktif Saat RDP

DPRD Barito Selatan

DPRD Barsel Ingatkan Warga Waspada Saat Banjir

DPRD Barito Selatan

DPRD Barsel Setujui Pengembalian DAK Untuk Dua SOPD Barsel

DPRD Barito Selatan

Pansus Covid-19 DPRD Barsel Turun Lapangan

DPRD Barito Selatan

Anggota DPRD Ini Ajak Masyarakat Perangi Narkoba
error: Content is protected !!