Tim Bapokting Barsel dan DPRD Sidak Pasar

Buntok,KaltengEkspres.com – Tim Gabungan Bahan Pokok Penting (Bapokting) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) yang tergabung dari beberapa instansi Pemkab, TNI, dan Polri, bersama DPRD setempat, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pasar dengan  mendatangi Bulog Buntok dan sejumlah distributor sembako yang ada di daerah itu.

Wakil Ketua Tim Bapokting Barsel Aslianson mengatakan, sidak yang dilakukan pihaknya itu, menindak lanjuti tugas yang diberikan kepada Tim Bapokting yang salah satunya  memantau harga bahan pokok distributor sembako di Buntok.

“Berdasarkan hasil sidak kita hari ini, sebagian besar sembilan bahan pokok masih dalam kondisi harga yang relatif stabil,” kata Aslianson kepada Kalteng Ekspres.com  Jum’at (3/4/2020), usai sidak.

Sementara untuk ketersedian pangan, pihaknya meyakini masih bisa bertahan sampai  dua minggu kedepan, meskipun diantara pedagang mengaku hanya menstock barang untuk kebutuhan pasar selama dua sampai tiga hari ke depan, karena karena tidak ada tempat penyimpanan.

“Namaun demikian, untuk memastikan ke stabilitas harga-harga barang dan ketersediaanya panganan di pasaran terus aman, maka kita selaku tim yang ditugaskan, akan terus memantau dan melaporkan perkembangan setiap harinya,” jelas Aslianson.

Hal senada juga diutarakan Wakil Ketua I DPRD Barsel, H. Moch Yusuf Kalem SE, MM, bahawa harga dan ketersediaan sembako di daerah itu tergolong aman dan stabil.

“Alhamdulillah berdasarkan hasil kita sidak hari ini, harga dan ketersedian sembako di kota Buntok dan sekitarnya masih aman dan stabil,” kata H Yusuf.

Ia menambahkan, selain persoalan kenaikan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran,  tidak kalah pentingnya juga yang harus menjadi perhatian pemangku kepentingan didaerah ini,  adalah melemahnya daya beli masyarakat akibat anjloknya harga komoditi unggulan warga, yaitu rotan dan karet.

“Saat ini masyarakat cukup menderita, karena komiditas unggulan, terutama rotan tidak ada yang beli, untuk itu kita DPRD dan pemerintah daerah harus mencari solusi agar masyarakat tidak makin menderita,” tandasnya. (rif).

Berita Terkait
<