Home / Kotim

Rabu, 11 Maret 2020 - 17:19 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Ilegal Logging di Cempaga

Tersangka saat diamanka anggota bersama barang bukti.

Tersangka saat diamanka anggota bersama barang bukti.

SAMPIT, KaltengEkspres.com– Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Kotim membongkar aktivitas ilegal logging di Desa Cempaka Mulia Timur, Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Dari lokasi ini, polisi menangkap satu orang pelaku yang merupakan pemilik kayu tersebut bernama Yukawi alias Awi (42), pada Minggu (8/3/2020) lalu.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel saat dikonfirmasi KaltengEkspres.com membenarkan adanya penangkapan terhadap oknum warga Cempaka Mulia Timur tersebut. Menurut dia, oknum warga ini ditangkap karena melakukan aktivitas illegal logging di kawasan hutan desa setempat.

“Pengungkapan bermula saat anggota Polres Kotim mendapatkan laporan dari masyarakat setempat, tentang adanya aktivitas pembalakan liar di Bukit Ali-Ali, yang jaraknya ditempuh mencapai 20 kilometer (KM) dari Desa setempat,”ungkap Rommel kepada awak media, Rabu (11/3/2020).

Baca Juga :  Persit Ajak Perempuan Manfaatkan Lahan Telantar

Mengetahui informasi ini lanjut dia, anggota langsung melakukan penyelidikan ke lokasi tersebut. Setelah sampai di lokasi, anggota menemukan lokasi serkel yang membuat kayu masak hasil olahan berada di atas log dek siap angkut.

Adapun kayu yang diamankan yakni mulai papan meranti campuran ukuran 2x20x4 sebanyak 310 keping, balok meranti campuran 5x10x4 sebanyak 100 pucuk, balok meranti campuran ukuran 5x7x4 sebanyak 108 pucuk.

”Dan yang terkahir yakni balok meranti campuran ukuran 3x10x4 sebanyak 100 keping,” ujar Rommel.

Selain mengamankan sejumlah barang bukti (barbuk) tersebut, pihaknya juga menemukan sejumlah barang lainnya seperti alat angkut hand tractors yang sudah dimodifikasi dengan menambahkan gerobak pengangkut barang yang ada dibelakangnya.

Baca Juga :  Jual Sabu, Bos Travel Diringkus Polisi

“Sejumlah barang bukti tersebut ikut diamankan. Sementara pekerja sarkel sudah tidak berada lagi di lokasi. Hanya pada hari Minggu (8/3), pemilik serkel berhasil kami amankan,” paparnya.

Setelah diamankan, anggotanya menanyakan surat izin pengangkutan kayu olahan tersebut, pelaku bernama Awi (42) tidak bisa memperlihatkan surat izin alias ilegal. Sehingga pelaku dibawa ke Mapolres Kotim.

“Atas perbuatannya, kini pelaku Awi telah dijerat dengan Pasal 83 Ayat 1 huruf b Jo Pasal 12 huruf e atau Pasal 88 Ayat 1 huruf a Jo Pasal 16 UU No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Pengrusakan Hutan, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” tandasnya.(Ry)

Share :

Baca Juga

Kotim

Warga Senang Kehadiran Tim Satgas TMMD Kodim 1015 Sampit 

Kotim

Pengedar Sabu Pelangsian Diringkus Polisi

Kotim

Diserang Buaya, Warga Basirih Hilir Menderita Tujuh Luka Gigitan

Kotim

Jembatan Handil Gayam Masuki Tahap Pemasangan Lantai

Kotim

37 Muda-Mudi dan Satu Pasangan Mesum Terjaring Razia Gabungan

Kotim

Pentingnya Fungsi Jembatan di Kecamatan Pulau Hanaut

Kotim

Warga Sampit Ini Rasakan Manfaat Nyata Layanan BPJS Kesehatan

Kotim

Avanza Bermuatan Sembilan Penumpang Terguling di Tikungan Hingga Rengsek
error: Content is protected !!