Home / Kotim

Kamis, 26 Maret 2020 - 22:40 WIB

Polisi Otopsi Temuan Tengkorak Manusia di Cempaga Hulu

Anggota polisi dan warga saat mengunjungi kamar mayat RSUD Murjani Sampit saat proses otopsi Kamis (26/3).

Anggota polisi dan warga saat mengunjungi kamar mayat RSUD Murjani Sampit saat proses otopsi Kamis (26/3).

SAMPIT, KaltengEkspres.com –  Kepolisian Sektor (Polsek) Cempaga Hulu melakukan otopsi terhadap temuan tengkorak manusia yang sudah tak utuh di kawasan Bukit Tongkoi, Desa Pundu, Kecamatan Cempaga Hulu, pada Rabu (25/3/2020) kemarin.

Diduga, tengkorak manusia tersebut merupakan korban epilepsi yang tenggelam dua pekan lalu. Namun untuk memastikannya masih menunggu hasil otopsi.

Baca Juga :  Korsleting Listrik, Rumah di Jalan Imam Bonjol Hangus Terbakar

Kapolsek Cempaga Hulu Iptu Rahmat Tuah mengatakan, saat ini tim Dokter Forensik Palangka Raya masih melakukan otopsi terhadap penemuan jenazah itu.

“Otopsi ini dilakukan guna memastikan jasad siapa tengkorak yang berhasil di temukan ini,” ungkapnya kepada awak media, di depan ruang jenazah RSUD Murjani Sampit Kamis (26/3).

Baca Juga :  Aksi Pencurian Walet Terbongkar Berkat Bunyi Alarm, Satu Pelaku Terciduk

Saat ini lanjut dia, pihaknya hanya tinggal menunggu hasil indentifikasi untuk mengetahui identitas tengkorak manusia tersebut.

Saat disinggung apakah tengkorak manusia ini adalah jasad Heriyanto (28), yang sebelumnya dilaporkan hilang di wilayah Kecamatan Cempaga Hulu. Rahmad mengaku, belum berani memastikannya lantaran masih menunggu hasil otopsi tersebut.  (RY)

 

Share :

Baca Juga

Kotim

Tragis!! Usai Panen Buah Sawit Perusahaan, Warga Telawang Dipulangkan Dalam Kondisi Tak Bernyawa

Kotim

Miris! Mencuri Uang Ortunya, Remaja Kotim Dipolisikan Ayahnya

Kotim

Dewan Serukan Bupati Perhatikan Kesejahteraan Petani Rotan dan Karet Kotim

Kotim

Pembangunan Pos Terpadu TMMD Tahap Pemasangan Atap

Kotim

Prasasti TMMD ke-109 Hampir Selesai

Kotim

Begini Cara Prajurit TNI Dekat dengan Anak-anak Pulau Hanaut

Kotim

Program TMMD Diakui Masyarakat Pulau Hanaut Sangat Bermanfaat

Kotim

Kotim Kekurangan Tenaga Penyuluh Pertanian