Home / Barito

Minggu, 15 September 2019 - 15:39 WIB

Dua Warung di Pasar Desa Baru Barsel Terbakar

Dua warung di areal Pasar Desa Baru Barsel saat menyisakan puing arang seusai kejadian kebakaran Minggu (15/9/2019).

Dua warung di areal Pasar Desa Baru Barsel saat menyisakan puing arang seusai kejadian kebakaran Minggu (15/9/2019).

BUNTOK, KaltengEkspres.com –  Dua buah warung milik warga yang terletak di komplek Pasar Desa Baru Kecamatan Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan (Barsel), terbakar, Minggu (15/9/2019) pagi, sekitar  pukul 07.00 WIB.

Warung terbuat dari bangunan kayu milik Hairani (60) dan  Muklis dilahap dengan cepat si jago merah. Kejadian ini membuat panik warga setempat.

Baca Juga :  Bejat! Istri Tetangga Diperkosa di Kebun Karet

Kapolsek Dusun Selatan (Dusel) Ipda Abi Karsa mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan warga kepada pihaknya sekitar pukul 07.00 WIB. Menerima informasi ini, pihaknya bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Barsel langsung turun ke lapangan.

“Kurang lebih sekitar 30 menit kemudian api berhasil dipadamkan, oleh tiga unit mobil pemadam kebakaran serta 2 unit mobil pikap dengan mesin pompa air diturunkan,”ungkap Kapolsek Minggu (15/9/2019).

Baca Juga :  Ditabrak Tongkang, Fender Jembatan Kalahien Ambruk

Ia menjelaskan, dalan peristiwa ini tidak ada korban jiwa, namun pemilik warung mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta, karena harta bendanya tak sempat diselamatkan.

“Untuk penyebab kebakaran belum bisa dipastikan, karena saat ini kita masih melakukan penyelidikan,”tandasnya. (rf/hm)

Share :

Baca Juga

Barito

Disdik Barut Salurkan Dana Program Indonesia Pintar

Barito

Ditinggal Tidur, Rumdin Guru di Barut Terbakar

Barito

Empat Terdakwa Akui Menandatangani Formulir Bernama

Barito

RAPBD Perubahan Barsel Nyaris Batal

Barito

Briefing Malam TMMD 109 Kodim 1012, Tentukan Target Setiap Hari

Barito

Siapa Sekda Definitif Bartim Masih Menjadi Teka Teki

Barito

Biadab! Pria ini Setubuhi Anak Tirinya Selama 10 Tahun

Barito

Tim Jurnalistik Kodim Buntok, Maksimal Publikasi Kegiatan TMMD