Home / Kobar

Minggu, 21 Juli 2019 - 08:16 WIB

Sempat Menolak, Evakuasi Kakek Slamet Makan Waktu 12 Jam

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Upaya petugas SAR dan pihak keluarga mengevakuasi kakek Slamet dari dalam sumur akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil dievakuasi dari dalam sumur Minggu (21/7/2019) dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB. Proses evakuasi ini berjalan lamban, karena korban sempat menolak untuk dikeluarkan dari dalam sumur berkedalaman 17 meter dan berdiameter 1 meter tersebut.

Baca Juga :  Polsek Pangkalan Banteng Tangkap Penjual 15 Botol Miras

Anggota Pos SAR Pangkalan Bun Indra Saputra, mengatakan, upaya evakuasi memakan waktu sangat lama karena korban tidak bersedia dikeluarkan dari dalam sumur. Bahkan saat petugas hendak mengangkatnya ke atas, korban sempat mengamuk sehingga berpotensi membahayakan petugas.

Kesulitan ditambah dengan sempitnya diameter dan kedalaman air setinggi 4 meter. Sehingga membuat upaya penyelamatan ini memiliki resiko tinggi.

Baca Juga :  PN Pangkalan Bun Rapid Test Seluruh Pegawai

“Mengatasi hal itu, kami terpaksa mengevakuasi korban dengan cara membiusnya. Yakni air minum dicampur obat penenang yang ditaruh dalam botol kemudian diberikan ke korban. Sempat terlihat ia meminum setengah botol. Tak berapa lama korban langsung langsung mengantuk dan goyah. Setelah itu petugas langsung turun mengevakuasi korban dari dalam sumur,” ungkapnya kepada Kalteng Ekspres.com Minggu (21/7/2019). (yus)

Share :

Baca Juga

Kobar

Sering Terjadi Keributan Karena Miras, Kafe Queen Digeledah Satpol PP

Kobar

Sidak Swalayan, Tim Gabungan Temukan Barang Kadaluwarsa

Kobar

Puluhan Napi Bebas Bersyarat Diberi Pelatihan Budidaya Ikan

Kobar

Polsek Kumai Bongkar Penjualan Arak Campur Susu

Kobar

Pasang Gardu Induk, Empat Hari PLN Berlakukan Pemadaman Lagi

Kobar

Dua Saksi Mangkir, Sidang Empat ASN Kobar Ditunda

Kobar

Mes Korindo Membara, Api Melalap Habis Tiga Blok Bangunan

Kobar

Puluhan Napi Menangis, Saat Mencuci Kaki Ibunya
error: Content is protected !!