Home / Barito

Minggu, 16 Juni 2019 - 20:12 WIB

Puluhan Jemaat Gereja Keracunan Massal

MUARA TEWEH, KaltengEkspres.com – Puluhan anggota Jemaat Gereja Katolik Santo Monfort Maranen, Desa Bukit Sawit, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara (Batara), Kalimantan Tengah, mengalami keracunan. Diduga usai menyantap hidangan nasi kotak yang disajikan saat pemberkatan pernikahan, Jumat (14/6).

Informasi yang dihimpun Kalteng Ekspres.com di lapangan menyebutkan, kejadian berawal saat digelarnya acara pemberkatan nikah di gereja. Ketika itu pihak keluarga pengantin memesan nasi kotak sebanyak 103 kotak dari salah satu ketering di Desa Bukit Sawit.

Pesanan makanan dilakukan Jumat (14/6/2019) lalu, sekitar pukul 18.00 WIB. Beberapa jemaat yang hadir diacara pemberkatan nikah kemudian menyantap makanan ketering yang berisi nasi, ayam goreng, dan mie tersebut. Tak berapa lama menyantap makanan ini, jemaat mulai mengeluh sakit perut sekitar pukul 23.00 WIB. Bahkan berlanjut sampai dengan Sabtu (15/6), tercatat sudah puluhan orang mengeluh sakit perut, mual-mual, kepala pusing, dan mengalami muntah-muntah.

Baca Juga :  Semangati Warga, Kades Sibung Gabung Bekerja di Lokasi TMMD

Kapolres Batara AKBP Dostan Matheus Siregar melalui Kapolsek Teweh Selatan Iptu Daryono ketika dikonfirmasi membenarkan, kejadian dugaan keracunan massal yang dialami warga seusai menyantap makanan diacara pernikahan tersebut. Menurut dia, ada sekitar 27 warga harus mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas UPTD PIR Butong, Desa Bukit Sawit.

Baca Juga :  Ibu Muda Tewas Tertimpa Pohon Rumbia

“Para korban tersebut sudah ditangani dokter dengan baik diberi obat dan istirahat di puskesmas 4-5 jam sudah hilang gejala keracunannya, jadi tidak ada yang ginap atau di rujuk ke RSUD Muara Teweh,” ungkapnya Minggu (16/6/2019).

Sementara itu sampai dengan Minggu (16/5/2019) siang tadi sekitar pukul 14 .00 WIB,  korban gejala keracunan bertambah menjadi 42 orang jemaat gereja.

“Para korban ini hanya diberi obat setelah itu istirahat 3 jam sembuh, tidak mual lagi. Untuk biaya pengobatan para korban sudah ditanggung dari pemerintahan Desa Bukit Sawit,” terang Daryono. (ad/hm)

Share :

Baca Juga

Barito

Dua Pelaku Pencurian Sarang Burung dan Ponsel Diringkus Polisi

Barito

Penyadap Karet Ditemukan Tak Bernyawa

Barito

Biadab!! Oknum Haji “Garap” Murid SD Berusia 7 Tahun

Barito

Nyaris Aniaya Wartawan, Oknum Anggota DPRD Barsel Dipolisikan

Barito

Mantap! Polres Barsel Musnahkan Barang Bukti 24,85 Gram Sabu

Barito

Komisi II DPRD Barsel Monitoring Proyek Multiyers Gb Awai

Barito

Dipolisikan Wabup Barsel, Ketua Komisi III DPRD Konsultasi PH

Barito

Kunker ke Barsel, Kapolda Ingatkan Jajarannya