Home / Barito

Rabu, 12 Desember 2018 - 08:50 WIB

Tilap Uang Gaji, Kasubag TU Kecamatan Lahei Barat Diringkus Polisi

MUARA TEWEH, KaltengEkspres.com – Kebiasaannya bermain judi membuat oknum ASN berinisial AW(41) meringkuk di ruang tahanan Mapolres Barito Selatan (Barsel). ASN yang menjabat Kasubag TU dan bendaharawan gaji di Kecamatan Lahei Barat, Barito Utara, Kalimantan Tengah ditangkap polisi karena menilap gaji dan tunjangan guru.

Tidak tanggung-tanggung dana yang diembatnya ini sebanyak Rp 119,9 juta. Uang itu sebenarnya, merupakan uang tunjangan daerah milik 85 guru SD tahun 2017 di kecamatan Lahei Barat, gaji Ke 13 dan THR tahun 2017.

Pengakuannya, dana ratusan juta itu digunakan untuk membayar hutang judi dan kebutuhan pribadi. Kini ia meski berurusan dengna Polisi, dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Barito Utara AKBP Dostan Matheus Siregar, saat menggelar jumpa pers, Selasa (11/12/2018) mengatakan, berawal pada bulan Juni 2017 seluruh guru SD Se-Kecamatan Lahei Barat mendapatkan dana berupa tunjangan Daerah bulan Juni 2017. Lalu, Gaji 13 dan THR tahun 2017 yang diterim dari pelaku (Bendahara UPTD).

Baca Juga :  Sawah Ditelan Banjir, Petani Marga Mulya Mengeluh

Namun setelah AW mencairkan dana tersebut tidak diserahkan. Malah sebaliknya, dana tersebut digunakan oleh AW untuk keperluan pribadi, guna berjudi dan lainnya. Sehingga total kerugian negara sebesar Rp.119.983.307.

“Jadi Yang dikorupsi bukan gaji tapi tunjangan daerah ada 85 guru jadi korban guru di 16 SD Kecamatan Lahei Barat,” ujar Dostan Matheus.

Modus tersangka, menerima rekapan ataupun laporan masing-masing Kasek kemudian dikumpulin dan untuk diajukan ke dinas pendidikan di kabuapten. Kemudian dinas pendidikan Batara mencairkan melalui Bank Pembangunan daerah Kalteng. Setelah cair dalam bentuk cash oleh tersangka langsung dibawa tidak diserahkan kepada para guru.

Baca Juga :  Panwaslu Katingan Sosialiasi Pengawasan Pemilu

“Setelah diintrograsi diakuinya uang habis untuk bayar hutang, judi dan sebagai lagi buat konsumsi yang bersangkutan,” kata Kapolres.

Pasal disangkakan pada tersangka, yakni pasal ayat 2 1 Jo Pasal 3 Jo pasal 8 UU Rl Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantas tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman kurungan minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun penjara, serta denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar rupiah.(di)

Share :

Baca Juga

Barito

Miliki Puluhan Paket Sabu, Pemuda Damparan Dibekuk Polisi

Barito

Tak Kenal Lelah Satgas TMMD Reg 109 Kodim Buntok Terus Bekerja

Barito

Kasiter Korem 102/Pjg Tinjau Lokasi TMMD Bartim

Barito

Bawa Kabur Motor Teman, Jay Menangis Diringkus Polisi

Barito

Spesialis Jambret di Kota Buntok Diringkus Polisi

Barito

DPRD dan Pemkab Barsel Sepakat Tetapkan Perda APBD P 2020

Barito

Bina Generasi Muda, Satgas TMMD Kodim Buntok Ajak Pemuda Olahraga

Barito

Agar Target TMMD Tercapai, Kodim 1012/BTK Libatkan 150 Personil
error: Content is protected !!