Home / Kotim

Rabu, 4 Juli 2018 - 14:28 WIB

Warga Kotim Nekat Bunuh Diri Minum Racun Toba

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Aksi nekat mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).  Kali ini korbannya seorang warga RT 3 Desa Tumbang Manya Kecamaatan Antang Kalang bernama Usat (39). Pria paruh baya ini nekat menenggak racun toba Selasa (3/7) sore sekitar pukul 14.00 WIB. Akibat kejadian ini, korban tewas meregang nyawa. Diduga kuat korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara tragis ini karena sakit hati lantaran sering cekcok dengan istrinya. 
Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melaui Kapolsek Antang Kalang Ipda Dimas saat di konfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Menurut dia, kejadian ini diketahui pihaknya berawal dari laporan warga desa setempat.

Baca Juga :  Anggota TNI Selalu Bergerak Sigap, untuk Selesaikan Program TMMD
“Menerima laporan ini kami langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Saat dilokasi posisi korban ditemukan di tepian sungai. Setelah itu dievakuasi warga,”ungkapnya Rabu (4/7).

Ia menjelaskan, dari keterangan beberapa orang saksi korban meninggal lantaran meminum air beracun yang di buat dari akar toba. Ini diperkuat dari hasil olah TKP anggota menemukan akar yang sudah ditumbuk di dalam sebuah mangkok diduga sisa tengakan korban.

“Dari penyelidikan kita korban nekat mengakhiri hidupnya karena sakit hati lantaran ada permasalahan keluarga yakni sering cekcok dengan istrinya. Untuk memastikannya kami masih melakukan pendalaman atas tewas nya korban ini,”paparnya. (MR)

Share :

Baca Juga

Kotim

Pasien Positif Covid-19 Kotim Bertambah 1 Orang

Kotim

Ditinggal Pemiliknya, Rumah Kosong Terbakar

Kotim

Bejat, Dukun Cabul Setubuhi Istri Orang

Kotim

Kodim 1015 Sampit Gelar Syukuran Atas Kelancaran Kegiatan TMMD

Kotim

Residivis Curanmor Dibekuk Polisi Depan Stadion

Kotim

Bantu Warga Terdampak Covid-19, Polsek Ketapang Bagikan Sembako

Kotim

Penjual Kue Ulang Tahun Diperiksa Polisi

Kotim

TMMD, Wujud Nyata Program TNI untuk Masyarakat
error: Content is protected !!