Buruh Kobar Juga Tuntut Turunkan Kenaikan Harga Beras, TDL dan Tolak TKA

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Hari buruh (may day) pada Selasa (1/5), turut diperingatan oleh DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kabupaten Kobar di Kantor Sekretariat DPC KSPSI Kobar Jalan Malijo Kelurahan Madurejo Kecamatan Arut Selatan.

Bedanya, di Jakarta dan daerah lainnya diperingati dengan menggelar orasi menyampaikan tuntutan, di Kobar hari buruh diperingati dengan mengadakan syukuran dan doa bersama. Dalam kegiatan ini buruh di Kobar melalui KSPSI juga menyuarakan tuntutan tiga hal yakni, menurunkan harga beras, dan tarif dasar listrik (TDL) serta menolak tenaga kerja asing (TKA).

Ketua  DPC KSPSI Kobar Kosim Hidayat mengatakan, meski dilaksanakan sederhana, peringatan hari buruh kali ini diharapkannya bisa meningkatkan kesejahteraan pekerja di Kabupaten Kobar sehingga semakin baik.

“Apa yang telah kita laksanakan hari ini juga telah dilaksanakan oleh kaum buruh sedunia. Khususnya di Indonesia. Dengan menuntut tiga hal yakni turunkan harga beras dan TDL, tolak TKA,”ujar Kosim Hidayat saat menyampaikan sambutannya.

Untuk itu lanjut dia, pihaknya meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kobar agar mengisut permasalahan alih fungsi tenaga kerja masih marak terjadi yaitu tenaga kerja tetap menjadi tenaga kerja borongan,  kemudian terjadinya intimidasi terhadap pengurus SPSI dengan cara memindahkan atau memutasi pengurus SPSI sehingga serikat pekerja tidak dapat  menjalankan fungsinya.

“Apa yang kita serukan ini, kita harapkan dapat ditindaklanjuti, tahun 2017 may day, kita laksanakan di DPRD ada 12 item yang kita minta namun hingga saat ini tidak ada perkembangannya,”ungkapnya.

Bahkan tambah dia, jumlah tenaga kerja yg terdaftar sebagai anggota BPJS 56.000 hanya sekitar 7.000  yang masuk. Maka secara tidak langsung tenaga kerja cukup membawa andil terhadap pembangunan di Kabupaten Kobar.

Sementara Sekda Kobar Masradin mengatakan, Pemkab Kobar pada perinsipnya sangat mendukung atas peningkatan para pekerja atau buruh Kabupaten Kobar. Karena Pemkab sangat menyadari bahwa tenaga kerja sangat mempunyai peran penting dan memiliki andil dalam kelancaran pembangunan daerah.

“Untuk itu kami harapkan agar  pekerja yg ada di Kobar disamping juga bekerja diperusaah supaya bisa mengembangakan wirausaha yang kreatif,”paparnya saat membacakan sambutan.

Sedangkan Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy mengatakan, situasi RI saat ini banyak permasalahan perburuhan. Karena itu pihaknya dari kepolisian berharap apa yang menjadi keputusan pemerintah bisa kita sikapi dengan bijak.

“Keberadaan buruh/pekerja sangat berperan terhadap keberlangsungan Negara RI. Untuk itu, mari kita bersama-sama memciptakan situasi yang kondusif di Kabupaten Kobar,”ujarnya saat menyampaikan sambutan pada kegiatan tersebut.

Pantauan dilapangan kegiatan ini diikuti sekitar kurang lebih 50 orang buruh. Selain dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Masrdin, Ketua DPRD Kobar Triyanto dan Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy Zulkarnaim Sirait beserta jajarannya, juga Anggota DPD RI Rahman. (hm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here