Home / Kotim

Rabu, 25 April 2018 - 18:51 WIB

Potensi Karet Kotim Dilirik Investor Belanda

SAMPIT, KaltengEkspres.com –Potensi sektor perkebunan karet dan rotan di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) saat ini mulai dilirik investor asing, salah satunya negara Belanda. Hal itu diungkapkan oleh Ketua Kamar Dagang dan Industrin (Kadin) Kabupaten Kotim Susilo kepada sejumlah awak media Rabu (25/4/2018).
Sosilo mengatakan, untuk potensi karet Kotim ini selain Belanda yang berminat berinvestasi, juga ada dari dalam negeri yakni Kabupaten Pasuruan Jawa Timur (Jatim). Dua daerah tersebut siap berinvestasi dan mengelola hasil karet Kotim.  Sementara untuk potensi rotan dilirik Kabupaten Cirebon Jawa Barat (Jabar).

 “Hanya saat ini masih perlu penjajakan dengan melakukan survey dulu, kalau memang bahan bakunya masuk standar dan mencukupi permintaan, ada kemungkinan pengusaha dari Eropa tersebut siap masuk ke Sampit,”ujarnya.

Susilo menjelaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Kotim sudah menyatakan dukungannya terhadap langkah Kadin dalam mendatangkan sejumlah investor ke Kotim. “Sebetulnya kita sudah diminta pihak investor untuk menyiapkan produk saat ini. Hanya kita belum bisa menyiapkan produk yang sesuai dengan standar yang diinginkan para investor dari Belanda tersebut. Sebab mereka ini menggunakan alat khusus untuk mengepress karetnya,”papar Sosilo.

Menurut Sosilo, peluang untuk mengirim hasil kerajinan ke pasar Eropa cukup terbuka lebar. Hanya saja, syarat untuk mengirimkan produk ke Eropa cukup ketat. 

“Untuk kerajinan ke Eropa, bahan 
pewarna yang digunakan tidak boleh memakan bahan kimia, tetapi menggunakan bahan madu khusus untuk pewarnanya,” ujar Susilo.

Untuk itu lanjut dia, pihaknya terus mendorong UMKM di Kotim agar memanfaatkan peluang dalam pengembangan potensi usaha yang masih sangat terbuka lebar. Apalagi Kabupaten Kotim ini memiliki potensi bahan baku untuk diolah menjadi hasil kerajinan. 

“Hanya saja saat ini masih terkendala SDM untuk mengelolanya. Sehingga bahan baku tersebut biasanya dikirim ke daerah lain untuk diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi,”tandasnya. (MR)
Disclaimer: Artikel ini di produksi oleh kaltengekspres.com. Semua publikasi berita yang diterbitkan media Kalteng Ekspres.com, merupakan tanggung jawab penanggung jawab redaksi.
Baca Juga :  170 Anggota Polres Kobar Negatif Narkoba

Share :

Baca Juga

Kotim

BOOSS Peduli Kotim Bantu Warga Penderita Tumor

Kotim

Pekerjaan Dikebut, Kesehatan dan Keselamatan Tetap yang Utama

Kotim

Pemotor Nyaris Tewas Dihantam Truk

Kotim

Peduli Nutrisi Balita, Persit KCK Cabang XLI Bagikan Ini

Kotim

Ratusan Sopir dan Tukang Ojek di Kotim Terima Bantuan Rp 600 Ribu Perbulan dari Polri

Kotim

Tipu Warga Hingga Ratusan Juta, Suami Istri Dibekuk Polisi

Kotim

Dikepung Warga, Maling Sarang Walet Bersenpi Sudah 7 Jam Terkurung di Bangunan

Kotim

Sugianto Tinjau Kondisi Banjir di Mentaya Hulu