Home / Kotim

Selasa, 24 April 2018 - 11:50 WIB

Gembong Pengedar Sabu dan Zenit di Parenggean Dibekuk Polisi

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Peredaran narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya (narkoba) jenis sabu dan zenith di daerah pelosok Kabupaten kotawaringin Timur (Kotim) sudah sangat membahayakan. Ini seiring dengan ditangkapnya seorang bandar pengedar bernama Usup (38) oleh anggota Polisi Sektor (Polsek) Parenggean.
Pria ini ditangkap di rumahnya Dusun Padas Lama RT 8 DEsa Bajarau Kecamatan Parenggean Senin (23/4/2018), sekitar pukul 16.30 WIB. 

Dari tangan pelaku ini diamankan barang bukti (barbuk) 25 paket sabu seberat 7 gram, dan 200 butir obat zenith serta uang sebesar Rp 3 juta 380 ribu diduga hasil penjualan. 

Kapolsek Parenggean AKP Donny mengatakan, pelaku yang dibekuk pihaknya ini merupakan bandar di wilayah setempat. Penangkapannya berawal dari informasi masyarakat yang memberitahukan kepada pihaknya, bahwa pelaku bernama Usup ini melakukan peredaran gelap Narkotika jenis sabu dan  zenith di wilayah setempat

Baca Juga :  TNI Bangun Jalan Darurat di Kegiatan TMMD Pulau Hanaut
“Menindaklanjuti laporan ini saya dan anggota langsung melakukan penyelidikan ke TKP. Setelah berada di TKP sekitar pukul 16.30 WIB, kami melakukan pengecekan serta penggeledahan di rumah pelaku. Dari hasil penggeledahan ini kami menemukan sebanyak 25 paket sabu seberat 7 gram yang disimpan didalam kipas angin merek maspion type F17PSL warna biru,”ungkapnya kepada Kalteng Ekspres.com Selasa (24/4/2018).

Setelah menemukan barbuk ini lanjut dia, anggotanya kembali melakukan penggeledahan di dapur rumah pelaku, kembali menemukan obat zenith sebanyak 2 box atau 200 butir didalam plastik merah dibawah meja.

“Setelah itu pelaku kami amankan ke Mapolsek Parenggean untuk dimintai keterangan sekaligus pengembangan lebih lanjut terhadap kasusnya,”paparnya.

Akibat ulahnya ini pelaku yang memiliki sabu lebih dari 5 gram dikenakan pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2 Undang-Undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. 

Sedangkan atas kepemilikin zenith pelaku dijerat Permenkes No 7 tahun 2018 tentang Perubahan Penggolongan Narkotika gol 1 dan atau pasal 197 UU RI No 36 tahun 2009 tentang Kesehatan atau pasal 196 Undang-Undang RI No. 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun tanun penjara. (MR)

Share :

Baca Juga

Kotim

ASN Kelurahan Kota Besi Hulu Ditemukan Tak Bernyawa

Kotim

Naas…Tabrak Pohon, Remaja Parenggean Tewas Laka Tunggal

Kotim

Meriahkan HUT Bhayangkara, Polsek Cempaga Hulu Gelar Turnamen Badminton

Kotim

Duhh!! Pasok Kosmetik Illegal, Istri Bandar Sabu Turut Terciduk

Kotim

Danrem Cek Langsung Lokasi Kegiatan TMMD 109 Kodim 1015 Sampit

Kotim

Diduga Mabuk, Pengendara Motor Seruduk Truk Terparkir Hingga Kritis

Kotim

Tragis, Sopir Ambulans Perusahaan Tewas Ditusuk

Kotim

Tujuh Bandar Sabu Digulung Polisi, Satu Diantaranya Wanita
error: Content is protected !!