Home / Kobar

Jumat, 6 April 2018 - 07:33 WIB

Dinkes Kobar Ikuti Workshop Kepemimpinan Kolektif Keberhasilan Program KIA di UGM

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com Guna mempertajam sekaligus menambah pengetahuan petugas Dinas Kasehatan (Dinkes) Kobar dalam melaksanakan program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta strategis menanggulangi angka kematian ibu melahirkan (maternal mortality rate) dan angka kematian bayi (neonatal mortality rate) di wilayah Kabupaten Kobar.
Dinkes Kabupaten Kobar mengikuti workshop kepemimpinan kolektif menunjang keberhasilan program KIA di Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada (UGM) Jogyakarta. 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari yakni 4-5 April 2018 ini, dihadiri langsung Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Kobar dr Samsudin Mkes dan dr Hartono.SpOG selaku Ketua Tim AMP Kabupaten. 

Samsudin mengatakan, kegiatan workshop ini memberikan pemahaman dan pengetahuan pada strategic leadership and learning organization (SLLO), sehingga memunculkan rumusan kebijakan yang memastikan langkah inovasi dalam penurunan angka kematian ibu  (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) yang ada di Indonesia, termasuk Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), supaya dapat diimplementasikan sebagaimana mestinya. 

Seperti yang telah disampaikan salah satu pembicara dengan lesson learn penurunan AKI dan AKB, dari dr.Hasto SpOG yang sekaligus sebagai Bupati Kulon Progo DI Yogyakarta yang telah berhasil menerapkan konsep SLLO tersebut di daerahnya. 

“Pada kegiatan ini, Dinkes Kobar bersama peserta dari berbagai wilayah di Indonesia yang turut ambil bagian dalam pertemuan tersebut melakukan penyusunan strategi nasional menurunkan AKI dan AKB. Melalui base praktis metode RCA di Fakultas Kedokteran UGM. Selain itu kita juga terlibat dalam forum Annual Scientific Meeting (ASM),”ungkap Samsudin kepada Kalteng Ekspres.com via telpon seluler (ponsel) Kamis (5/4/2018).

Karena itu lanjut Samsudin, adanya workshop ini menjadi bahan masukan sekaligus pengetahuan dan strategi dalam mensukseskan program KIA di Kobar. Disamping itu menekan AKI dan AKB di Kobar. (hm)

Share :

Baca Juga

Kobar

Pemasangan Plang Papan Nama di Lahan Balai Benih Nyaris Ricuh

Kobar

BKSDA Evakuasi Buaya Kecil Masuk ke Parit

Kobar

Selama 14 Hari, Satlantas Sasar Pelanggar Lalin

Kobar

Tabrak Gapura Desa, Sopir Truk CPO dan Kernet Diamankan Polisi

Kobar

Sambut Pergantian Tahun, Ribuan Warga Padati Bundaran Pancasila dan Taman Segitiga

Kobar

Warga Kumai Terciduk Mencuri Buah Sawit

Kobar

Wabup Tegaskan Perusahaan Turut Perhatikan Kesejahteraan Masyarakat

Kobar

Remaja Kumai Tewas Terkunci di Dalam Mobil