Home / Kotim

Jumat, 23 Februari 2018 - 18:43 WIB

Scanner Sidik Jari Disdukcapil Rusak, Puluhan Warga Pulang Dengan Kecewa

SAMPIT, Kaltengekspres.com Terjadinya kerusakan pada alat scanner sidik jari di Dinas Kependukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kotim, membuat puluhan warga yang ingin berurusan di kantor setepat akhirnya pulang dengan kecewa Jumat (23/2/2018). Mereka mengeluhkan gagal berurusan padahal datang dari tempat yang jauh.
Umar, salah seorang warga Samuda, kecamatan Mentaya Hilir Selatan mengaku dirinya datang ke disdukcapil pada Jumat (23/2) untuk melakukan perubahan Kartu Keluarga dirinya. Saat tiba di instansi tersebut ia mendapat penjelasan  bahwa ada kerusakan pada alat scanner sidik jari sehingga tidak bisa melayani pendataan di situ.

Baca Juga :  Pembobol Kampus UPR Tumbang Didor Polisi
“Banyak yang lain juga mengalami hal yang sama, tapi kenapa tidak ditempel pengumunan secara terbuka kalau alat mengalami kerusakan,”ungkapnya.

Warga lain yang memiliki keperluan yang lain sama bahkan domisilinya lebih jauh lagi terpaksa harus pulang lagi ke desanya kendati dana transport yang dikeluarkan sangat besar. “Seharusnya ditempel pengumunan kerusakan jadi masyarakat tidak berlama-lama mengantre,” ujar warga lainnya Juliansah.

Sementara salah satu staff Disdukcapil, Purbadi Jaya mengungkapkan, kerusakan itu sudah lama terjadi sejak Selasa yang lalu. “Sudah lama sejak selasa lalu rusaknya,” katanya tanpa memastikan kapan bisa difungsikan kembali. (FR)

Share :

Baca Juga

Kotim

Duhh!! Eksodus ke Kobar, PSK Pal 12 Kotim Diciduk Satpol PP Kobar

Kotim

Bejat, Paman Tega Cabuli Keponakannya Sendiri 

Kotim

Modus Menginap di Hotel, Pria di Kotim Dibekuk Polisi Mencuri Sarang Walet

Kotim

Tragis! Giliran Warga Kota Besi Hilir Nekat Akhiri hidup Dengan Gantung Diri

Kotim

Senyum Bangga Satgas TMMD Bersama Warga

Kotim

Positif Sabu, 20 Remaja Terjaring Direhabilitasi, 8 Diproses Hukum

Kotim

Pembangunan Pos Terpadu Sebagai Tempat Bermusyawarah

Kotim

 Dua Budak Sabu Disergap Polisi Tanpa Perlawanan
error: Content is protected !!