Dorr! Pelaku DPO Anirat Kapolsek Katingan Hulu Tewas Ditembus Timah Panas Polisi

SAMPIT, KaltengEkspres.com -‌ Pelarian Rivuansyah alias Lawan (25) berakhir mengenaskan. Pelaku daftar pencarian orang (DPO) penganiayaan berat (Anirat) terhadap Kapolsek Katingan Hulu Ipda Abdul Karim dan anggotanya Bripka Krisandu terjadi 24 November 2016 lalu ini, tewas setelah timah panas polisi bersarang menembus bagian tubuhnya ketika dilakukan penyergapan terhadap pelaku di tempat persembunyiannya di Dusun Sebaung Desa Tumbang Kalang Kecamatan Antang Kalang Kabupaten Kotim, Kamis (8/2/2018).

Informasi yang dihimpun Kalteng Ekspres.com di lapangan menyebutkan, penangkapan terhadap pelaku ini berawal saat anggota Tim Opsnal Gabungan Res Katingan dan Intelmob Polda Kalteng yang dipimpin Ipda Firman Ernanto melacak keberadaan pelaku yang diketahui bersembunyi di desa setempat.

Mengetahui keberadaan pelaku, anggota gabungan kemudian berangkat ke lokasi kemudian melakukan penyergapan di tempat persembunyiannya sekitar pukul 04.30 Wib. Namun saat itu pelaku sempat berupaya melakukan perlawanan mengunakan senjata tajam jenis parang.

Bahkan sempat melukai salah seorang anggota bernama Brigpol Bambang menggunakan sajam tersebut. Sehingga saat itu anggota gabungan terpaksa harus melumpuhkan pelaku menggunakan timah panas yang bersarang ditubuhnya hingga membuatnya tewas di TKP.

Kapolsek Antang Kalang Ipda Dimas ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, saat ini pelaku telah dilumpuhkan menggunakan timah panas sehingga mengakibatkan tewas di TKP karena saat hendak ditangkap melakukan perlawanan menggunakan sajam, dan bahkan sempat melukai salah seorang anggota.

“Jenazah pelaku sudah diamankan kemudian dibawa pulang ke Katingan. Sementara anggota yang luka akibat tebasan parang pelaku dilarikan ke Puskesmas Antang Kalang,”ungkapnya Kamis (8/2/2018). (MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here