Dipolisikan Wabup Barsel, Ketua Komisi III DPRD Konsultasi PH

BUNTOK, KaltengEkspres.com – Kasus dugaan pencemaran nama baik dan ujaran kebencian terhadap Wakil Bupati (Wabup) Barito Selatan (Barsel) yang diduga dilakukan oleh Ketua Komisi III DPRD Barsel  Idarayani SE terus bergejolak.

Ketua Komisi ini memastikan akan berkonsultasi dengan  penasehat hukum (PH) nya, untuk mendampinginya dalam melakukan pembelaan terhadap kasus yang telah dilaporkan Wabup Barsel, Satya Titiek Atyani Djoedir kepolisi tersebut.

“Hingga saat ini kita belum mengetahui pasti apa permasalah sehingga Wabup Atik Djoedir melaporkan saya ke polisi,”kata Idarayani kepada sejumlah awak media di Kantor PWI Barsel Kamis (22/2/2018).

Hanya berdasarkan informasi yang ia terima dari teman yang sebelumnya diperiksa pihak Polres Barsel, lanjut dia, laporan pengaduan tersebut akibat kejadian pada Sabtu (10/2) lalu, di rumah kediaman Wabup Barsel.

“Padahal kejadianya saat itu sepengetahuannya disaksikan lebih dari 10 orang pejabat termasuk Bupati Barsel H Edy Raya Samsuri,”ujarnya.

Ia menjelaskan, terkait adanya laporan tersebut maka pihaknya membutuhkan orang yang mengerti hukum,untuk tempat berkunsultasi dan mendampingi dirinya mendatangi pihak kepolisian guna  mengetahui pasti terkait masalah yang dilaporkan tersebut.

“Bila kuasa hukum saya sudah ada di Buntok, maka saya akan berkunsultasi dan menceritakan semuanya, barulah setelah itu kita menentukan langkah apa yang harus dilakukan,”papar Idarayani.

Adapun saat ditanya awak media apakah dirinya akan melakukan upaya hukum dengan menggugat balik Wakil Bupati Barsel, Idarayani memastikan hingga saat ini belum ada pikiran untuk melakukan hal tersebut.

“Saat ini kita hanya pokus untuk meyelesaikan permasalahan Ini, karena dalam semu permalahan yang di harapkan adalah penyelesaian yang terbaik,”paparnya.

Sementara itu Wabup Barsel Satya Titiek Atyani Djoedir saat dihubungi awak media sebelumnya mengatakan bahwa dirinya no comment, karena telah menyerahkan permasalahan tersebut kepada pihak yang berwajib. “Saya no comment, karena semuanya sudah Saya serahkan kepada pihak berwajib,”beber Aty Djoedir.

Sementara itu Kapolres Barsel AKBP Eka Syarif Nugraha Husen  melalui Kasatreskrim Polres Barsel, AKP Triyo Sugiyono,SH membenarkan pelaporan tersebut. “Saat ini kita sudah ada menerima laporan dalam bentuk surat dari pelapor. Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan,” ujar.

Baca Juga :  Kejari Barsel Musnahkan Barbuk Narkoba

Terkait kasus tersebut, pihaknya juga telah mengundang pihak-pihak yang mengetahui perihal kejadian tersebut, untuk dimintai keterangannya. “Ada empat orang anggota DPRD yang sudah diundang, yakni IR sendiri selaku terlapor, AI, RH dan NS. Namun karena keempat orang tersebut masih berada di luar kota Buntok, maka belum ada yang hadir memenuhi undangan kita,”ungkapnya. (rif).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here