Duh!! Pelaku Penadah Ranmor Ini Ternyata Juga Bandar Sabu

SAMPIT, KaltengEkspres.com Hanya beberapa jam jedanya setelah press release di Mapolsek Ketapang terkait keterlibatannya sebagai penadah dalam kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) Kamis (25/1/2018). Jony Fahlewi alias Jony (38) warga Jalan Rindang Banua RT 8 Kelurahan Baamang Hilir Kecamatan Baamang Kabupaten Kotim, kembali harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di unit Satres Narkoba Polres Kotim.

Pelaku digelandang ke ruang Satres Narkoba Mapolres Kotim karena terlibat kasus peredaran narkoba di Kotim.  Diruang penyidik Satres Narkoba Polres Kotim ini, terungkap bahwa pelaku ini ternyata juga salah seorang bandar narkoba di Kotim.  Keterlibatan pelaku sebagai seorang bandar ini diketahui anggota Satres Narkoba Polres Kotim ketika dibekuk di rumah barakan di Gang Mupakat Jalan Muhran Ali, Kelurahan Mentawa Baru Hulu Ketapang, Rabu (22/1/2018).

Kepala Satuan Narkoba AKP Ronny Mathius Nababan mengatakan, tersangka Jony ini ditangkap berawal saat anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kotim melakukan penyelelidikan terhadap perkara pencurian sepeda motor di Jl.Muhran ali Gg Mufakat Kelurahan Mentawa Baru Hulu.

“Tersangka berhasil dibekuk ketika hendak menjual motor hasil curian, tapi saat ditangkap terdapat hal mencurigakan ternyata menyimpan sabu satu paket. Dari hasil tangkapan Satreskrim kami Satres Narkoba melakukan pengembangan,”ujarnya kepada Kalteng Ekspres.com Kamis (25/1/2018).

Setelah dilakukan penggeledahan di rumah barakan yang ditempati tersangka ini, anggota berhasil menemukan 5 paket sabu dan 2 buah sendok dengan berat 1.39 gram.

“Saat ini  barbuk dan tersangka sudah kami amankan di  Mapolres Kotim untuk penyelidikan lebih lanjut. Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 112 ayat (1) Undang-Undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 Tahun penjara,”paparnya.(MR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here