Dewan Inginkan Relokasi Warga Ujung Pandaran Jangan Sampai Menimbulkan Masalah Baru

SAMPIT, Kaltengekspres.com – Upaya relokasi warga Desa Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit yang menuai aksi penolakan sebagian warga mendapat tanggapan prihatin dari pihak legislatif. Anggota Komisi IV DPRD Kotim Hamsin mengungkapkan keterkejutannya akan reaksi sebagian warga yang keberatan dengan upaya relokasi oleh Pemkab Kotim ini.
“Kemarin saat RDP tidak mencuat masalah itu selain soal besaran ganti rugi saja,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya.

Hanya menurut dia, jika ada permasalahan yang ingin disampaikan sebaiknya kirimkan surat saja ke komisi 4.  Paling tidak menurutnya pihaknya akan mengupayakan kembali untuk menggelar RDP terkait masalah tersebut.

“Relokasi adalah salah satu solusi dari pemkab untuk masyarakat namun kami tak ingin relokasi justru menimbulkan masalah baru,”ungkapnya.

Bahkan lanjut dia, dalam waktu dekat pihaknya juga akan membentuk tim menyikapi kontroversi relokasi warga tersebut. “Untuk sementara kami juga meminta wartawan juga berusaha memberikan pengertian kepada warga akan niat baik pemerintah melalui pemberitaan,”paparnya.

Seperti diberitakan sebelumnya sebagian warga menolak keras relokasi mereka ke tempat yang sudah disediakan pemerintah.  Alasannya karena tempat yang baru justru sangat merugikan mereka dari sisi ekonomi. Sebagian yang menerima bahkan mengaku telah diintimidasi pihak tertentu agar menerima relokasi. (FR)

Berita Terkait