Home / Kotim

Senin, 6 November 2017 - 19:36 WIB

Siap-siap! Di Daerah Ini, Nanti Merokok Sembarang Tempat Bisa Didenda Sampai Rp10 Juta

SAMPIT, Kaltengekspress.com – Komisi III DPRD Kotim mulai mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) kawasan dilarang merokok. Munculnya rancangan tersebut terkait dengan keinginan agar daerah ini bisa lebih sehat, dan nyaman.

Dadang H. Syamsu, Ketua Badan Legeslatif (Baleg) DPRD Kotim mengungkapkan, Raperda tersebut masih dalam tahap pengajuan untuk dikaji, namun jika telah berhasil disahkan akan ada sejumlah perangkat yang disediakan bagi penerapan Perda tersebut, di antaranya ketersediaan ruangan khusus merokok dan juga perangkat petugas yang siap untuk melakukan pengawasan dan penindakan.

Raperda tersebut juga mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) yang memberikan wewenang kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kotim melalui Perda untuk menetapkan kawasan bebas rokok. Kawasan tersebut berupa fasilitas pelayanan kesehatan, fasilitas pendidikan, tempat umum seperti pasar, maupun perkantoran, termasuk juga diberlakukan di gedung DPRD Kotim.

Baca Juga :  Takut di Bongkar Paksa, Warga Ujung Pandaran Bongkar Sendiri Rumahnya
“Ada sanksi yang diatur oleh Perda itu, seperti denda 50 ribu hingga 10 juta rupiah dan kurungan badan bagi yang melanggar,” kata Dadang.

Namun lanjut dia, Perda tersebut nanti mesti didukung dengan ketersediaan ruangan merokok bagi yang ingin merokok.

Sanksi paling keras justru tertuju kepada pihak pimpinan kawasan larangan merokok jika terbukti melakukan pembiaran atau tidak menegur pelanggar, seperti denda 10 juta rupiah dan kurungan 15 hari.

“Pengawas pemberlakukan perda dibekali dengan kwitansi, dan uangnya masuk kas daerah,” lanjut politisi PAN tersebut.

Sementara itu maksud penggagasan Raperda tersebut bertujuan untuk memberikan kesadaran kesehatan kepada masyarakat, dan menjaga kenyamanan lingkungan, baik itu di lingkungan pemerintahan maupun swasta.(FR)

Share :

Baca Juga

Kotim

Hilang Kendali, Mobil Fortuner Terguling, Sopir Terluka

Kotim

Tolak Peredaran Miras, Ulama dan Dewan Dorong Pemkab Cabut Izin Toko Jual Miras

Kotim

Tabrak Belakang Truk, Warga Palangka Raya Terkapar

Kotim

Jambret Dadakan di Bagendang Hulu Dibekuk Polisi

Kotim

Dukung Hak dan Potensi Anak, Kotim Deklarasikan Diri Sebagai KLA

Kotim

Berumur Ratusan Tahun, Makam Keramat Ulama di Samuda Ini Belum Dikenal Luas

Kotim

Tokoh Agama Apresiasi Program TMMD karena Peduli Terhadap Kegiatan Keagamaan 

Kotim

Beraksi Sembilan TKP, Jambret Sadis Ini Diringkus Polisi
error: Content is protected !!