Home / Katingan

Rabu, 1 November 2017 - 20:46 WIB

Pelarian Dua Napi Asal Kotim Sebelumnya Telah Direncanakan

KASONGAN, Kaltengekspres.com – Pelarian kedua Narapidana (Napi),yakni Yahya dan Adi yang berhasil  kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas III Kasongan, ternyata telah direncanakan. Bahkan diduga dibantu oleh oknum yang akan menjemput. Hal ini diungkapkan  Kepala Lapas (Kalapas)  Klas III Kasongan melalui via telpon, Selasa (31/10/2017).

Menurut Sudirman, kedua Napi yang berhasil kabur ini sebelumnya mendapatkan uang dari temannya, sekitar Rp. 200 ribu. Uang tersebut kata dia, diberikan ketika salah satu temannya ke Lapas setempat untuk membesuk dan memberikan makanan siangnya.

Baca Juga :  Ulang Tahun ke 68, IGTKI-PGRI Katingan Diharap Ciptakan Anak Didik Berkualitas

“Pelarian ini sudah pasti direncanakan, karnea mereka tentunya melihat situasi kapan-kapan waktu yang tepat,”ungkap Sudirman.

Sudirman menjelaskan, perencaan pelarian keduanya masih belum tersusun rapi sehingga keduanya masih berada disekitaran wilayah Kasongan. Padahal pelariannya, sudah hampir dua hari.

Baca Juga :  HUT Pramuka, Kwarcab Katingan Gelar KBP Tingkat Kabupaten

“Kenyataan mereka masih berada diseputaran Kasongan, kalau pelarian sudah terencana dengan rapi pastinya langsung akan ada yang menjemputnya,”ucap Sudirman.

Dari keterangan awal ke dua Napi ini, tambah dia, setelah dua hari baru bisa berkomunikasi dengan meminjam alat komunikasi dengan orang-orang yang dikelabui.Namun belum sempat dijemput, keduanya telah dibekuk sekitar pukul 13.00 Wib. (Ejk)

 

Share :

Baca Juga

Katingan

Lagi, Puluhan Warga Katingan Terjaring Operasi Yustisi 

Katingan

Safari Ramadhan Pemkab Katingan Dibagi Tiga Zona

Katingan

Bupati Kukuhkan TPAKD Katingan

Katingan

Acara Adat Berakhir Perkelahian, Satu Orang Nyaris Tewas Dibacok

Katingan

Pengedar Sabu Tewang Disergap Polisi 

Katingan

Dipicu Sakit Hati, Fatimah Dihabisi Suami dan Kerabatnya

Katingan

KONI Katingan Peduli Covid-19, Bagikan Paket Sembako

Katingan

ASN Katingan Diimbau Tak ke Palangka Raya
error: Content is protected !!