Polres Bartim Ringkus Komplotan Curanmor Lintas Provinsi

TAMIANG LAYANG, Kaltengekspres.com – Polisi Sektor (Polsek) Dusun Tengah, Polres Barito Timur (Bartim) meringkus empat komplotan spesialis pencuri kendaraan bermotor (Curanmor) lintas provinsi, yang kerap beraksi di wilayah Kalteng-Kalsel dan Kaltim. Keempat pelaku ini dibekuk dilokasi berbeda, Rabu (4/10/2017).

Kapolres Bartim AKBP Raden Petit Wijaya mengungkapan, penangkapan terhadap pelaku ini berawal dari tertangkapnya RM (23) warga Desa Putai yang merupakan DPO kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) di sebuah kios milik warga Desa Rodok, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Bartim beberapa waktu lalu. Ia ditangkap anggota di pabrik semen Conch Tanjung pada pertengahan bulan September 2017 yang lalu.

“Dari keterangan tersangka RM ini lah petugas Polsek Dusun Tengah berhasil menggali keterangan dan mendapat pengakuan tersangka bahwa tersangka melakukan aksi Curanmor ini bersama tiga orang temannya,” ungkap Kapolres saat press release di Mapolres Bartim Rabu (4/10/2017).

Dari pengakuannya tersebut lanjut Kapolres, anggota kemudian melakukan pengembangan dan menangkap dua tersangka yang masih dibawah umur yakni ID (14) dan AK (13) asal Desa Mampuak, Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara (Barut). Kedua remaja ini telah diserahkan ke Satreskrim Polres Barut karena juga terlibat Curanmor di wilayah Kabupaten Barut.

Sedangkan satu tersangka lagi berinisial AS, tengah menjalani hukuman di Lembaga Permasyarakatan (LP) kelas IIB Tamiang Layang atas perkara hukum lain. 

“Keempat tersangka ini rupanya juga terlibat aksi curanmor di wilayah Tamiang Layang dan kasusnya tengah disidik oleh Polsek Dusun Timur,”papar Kapolres.

Dari pengungkapan perkara curanmor tersebut tambah Kapolres, polisi telah mengamankan tiga barang bukti Ranmor. Barang bukti tersebut berhasil ditemukan di wilayah Balikpapan Timur Provinsi Kaltim dan Tabalong Kalsel.

Baca Juga :  Empat ASN Dituntut Pidana Berbeda, Dua Kadis 1,6 Tahun, Dua Lainnya 1 dan 2 Tahun

“Pengungkapan perkara komplotan curanmor tersebut juga masih dalam pengembangan karena diduga masih ada pelaku lain yang terlibat, karena jaringan pelaku ini cukup luas,”tandas Kapolres. (et)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here