Satu Penderita DBD Meninggal di Kotim

SAMPIT, Kaltengekspres.com – Kepala Dinas Kesehatan Kotim, dr Faisal Novendra mengingatkan, agar masyarakat waspada terhadap potensi meningkatnya kasus demam berdarah (DBD) di musim penghujan ini.

Pasalnya, satu kasus korban meninggal dunia akibat penyakit yang ditularkan oleh nyamuk aedes aegypti ini telah ditemukan di Kabupaten Kotim. Penderita tersebut berasal dari Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotim.

“Ini memasuki musim penghujan yang merupakan kondisi ideal bagi perkembangan nyamuk, termasuk nyamuk penebar DBD, jadi saya himbau masyarakat waspada dan melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk,” ujar Faisal kepada Kalteng Ekspres com Senin (30/10/2017).

Menurut Faisal, saat ini pihaknya juga telah terdeteksi ada 3 kasus DBD baru yang sudah ditangani dan di fasilitas pihaknya. Hal itu merupakan pertanda mulai ada trend peningkatan, sehingga jika tidak segera diantisipasi akan berkembang ke arah yang tidak diinginkan.

 “Kemungkinan akan ada kasus baru bermunculan jadi saya berharap peran serta masyarakat untuk menjaga kebersihan di lingkungannya,” katanya.

Selain menjaga kebersihan lingkungan lanjut Faisal, juga perlu melakukan PSN dengan mengubur barang yang berpotensi menyimpan air, dan a  larvaidasi (pemusnahan larva nyamuk).

Diungkapkannya untuk kasus warga yang meninggal dunia seorang anak-anak berasal dari Kecamatan Cempaga, lokasi perusahaan PT BSP yang berkedudukan di Desa Patai. Pihaknya berharap jika ada menemukan kasus DBD agar masyarakat segera melaporkan kepada pihaknya untuk segera ditangani. (FR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here