PT Task II Diduga Serobot Tanah Warga 

Anggota TNI saat mengamankan lokasi sengketa lahan antara warga dan perwakilan PT Task II.

SAMPIT, KaltengEkspres.com – PT Tunas Agro Subur Kencana II yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit di Kecamatan Telaga Antang Kabupaten Kotim diduga menyerobot lahan masyarakat seluas 17 hektare. Sengketa ini memicu terjadinya konflik antara warga dengan perusahaan tersebut.

“Saya baru menerima laporan dari masyarakat Desa Sangai Kecamatan Telaga Antang, bahwa di daerah tersebut masyarakat tengah bersitegang dengan pihak PT Task 2 yang di jaga ketat oleh aparat TNI. Karena itu saya minta kepada pihak kepala desa hingga kecamatan segera mengambil sikap mediasi sangketa ini,” ungkap Rimbun Anggota Komisi I DPRD Kotim, Rabu (24/2).

Menurut Rimbun selain penyerobotan lahan seluas 17 hektar, warga juga menuntut adanya pola kemintraan .

“Saya menerima banyak laporan masing-masing desa di wilayah tersebut akan bergerak menuntut plasma, pemerintah jangan diam segera ambil langkah supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,”kata Rimbun .

Dia juga mengingatkan kepada aparat yang sedang bertugas dilapangan supaya profesional menjaga keamanan.

“Jangan membuat hukum itu timpang sebelah, semuanya wajib untuk dilindungi tanpa terkecuali,”ujar Rimbun.

Terpisah saat berusaha dikonfirmasi, pihak perusahaan belum memberikan keterangan terkait permasalahan ini.

Sementara dari data yang dihimpun melalui video yang beredar, konflik antara warga Kecamatan Telaga Antang bermula ketika pihak perusahaan menurunkan alat berat berupa eksavator untuk menggarap lahan milik warga.

Tindakan ini sontak menyulut amarah puluhan warga sehingga langsung mendatangi TKP dan terjadilah cekcok dengan perwakilan perusahaan.

Lantaran pemilik tanah tidak terima tanah nya digarap tanpa pernah diganti rugi. Namun pihak PT Task II tetap bersekukuh untuk mengarap bahkan salah satu perwakilan dari perusahaan menyatakan jika tidak terima silakan kepengadilan.

Kendati sempat terjadi perdebatan yang cukup lama, namun konflik ini berhasil diredam oleh anggota TNI yang berjaga jaga di lokasi kejadian. (Ry)

Berita Terkait