



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Masih banyaknya konflik yang terjadi antara masyarakat dengan perusahaan besar swasta, salah satunya antara masyarakat Desa Kinipan, Kecamatan Batang Kawa, Kabupaten Lamandau, harusnya dapat menjadi momentum bagi para perusahaan untuk mengkoreksi diri terkait tujuan awal para perusahaan datang ke Kalimantan Tengah (Kalteng)
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Henry M. Yoseph, saat dibincangi di ruang kerjanya, Senin (7/9/2020)
“Selain mencari keuntungan yang sebesar-besarnya, perusahaan itu juga harus memiliki etika terhadap lingkungan yang ada, baik itu secara teknis maupun non-teknis. Teknis itu ya jangan merusakan lingkungan, adat istiadat, kalau non-teknis itu ya masyarakat sekitarnya harus dapat menikmati kesejahteraan,” Kata Henry.
Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) IV, yang meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara, dan Murung raya ini melanjutkan, dengan ikut mensejahterakan masyarakat di sekitar lokasi perusahaan, hal tersebut tidak akan membuat perusahaan rugi. Justru hal tersebut memberikan suatu keuntungan bagi perusahaan, seperti kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan.
“Karena kepercayaan masyarakat itu sangat penting. Dengan begitu, nantinya para perusahaan justru akan dibantu oleh masyarakat untuk lebih mengembangkan perusahaannya. Dan lagi suara rakyat merupakan suara Tuhan, jadi kalau perusahaan menyenangkan hati rakyat sama dengan menyenangkan hati Tuhan,” pungkasnya. (Ra)