Disperindagkop dan UMKM Selalu Pantau Harga Kebutuhan Pokok di Pasar

Kadis Perindagkop dan UMKM Katingan, Harun. Foto : MI

KASONGAN, KaltengEkspres.com – Ditengah masa pandemi Covid-19 ini, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkopdan UMKM) selalu melakukan pemantauan terkait harga-harga kebutuhan bahan pokok di pasar tradisional Kasongan dan sekitarnya.

“Kita terus memantau harga-harga ketuhan pokok masyarakat, terlebih kondisi pandemik corona saat ini,” kata Kepala Disperindagkop dan UMKM Katingan, Harun kepada KaltengEkspres.com, Senin (13/7/2020) di Kasongan.

Menurut dia, daya beli masyarakat sempat menurun, karena anjuran pemerintah untuk di rumah saja, sehingga beberapa UMKM sempat berhenti melakukan aktifitasnya. Namun sekarang sudah mulai beraktifitas kembali.

“Kalau pasokan kebutuhan pokok saat ini cukup lancar dan stok relatif stabil,” sebutnya.

Dirinya berharap, dengan dilakukan pemantauan terhadap kebutuham pokok masyarakat dipasaran dapat dengan cepat diketahui, dan dicari sebabnya kalau toh terjadi kenaikkan harga dan kelangkaan kebutuhan pokok ini.

“Kalau kenaikan harga kebutuhan pokok berkisar Rp500 -Rp1.000 masih relatif stabil,” ungkapnya.

Diakuinya, kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, bawang, kalau naik maka masyarakat akan ribut, Untuk itu, kalau kalau memang ada kenaikkan maka dapat diketahui di mana dan apa masalahnya, atau terkendala transfortasi pasokan sehingga terbatas, atau keterlambatan kapal datang mengangkut kebutuhan pokok karena gelombang besar.

“Distribusi juga berpengaruh terhadap harga-harga kebutuhan pokok masyarakat di pasaran,” timpalnya. (MI)

Berita Terkait