



SAMPIT, KaltengEkspres.com – Tim Macan Resmob dan Intelkam Polres Kotim meringkus dua orang pria yang mengaku sebagai wartawan berinisial JA dan adiknya.
Keduanya ditangkap karena melakukan pemerasan terhadap Ketua PWI Kotim Siti Fauziah, Keduanya diamankan saat berada di kediaman Siti Fauziah di Jalan Jaya Wijaya, Sampit, Jumat (10/10) sekitar pukul 16.00 WIB.
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, modus pemerasan ini dilakukan keduanya dengan bermaksud mengkasuskan Pangkalan Gas Elpiji 3 Kilogram milik Siti Fauziah di Kecamatan Baamang.
Keduanya kemudian membuat sebuah artikel pemberitaan yang mengindikasi Pangkalan tersebut menyalurkan gas elpiji 3 kg bersubsidi secara tidak benar dan tidak terpasang papan nama pangkalan.
Kedua oknum yang mengaku wartawan ini kemudian mendatangi pangkalan tersebut dengan bermaksud mempertanyakan. Namun rupanya, kesempatan ini digunakan keduanya untuk memeras Ketua PWI Kotim tersebut.
”Tadi malam mereka ada menghubungi saya, namun karena saya emosi, saya blokir kontaknya,” kata Siti Fauziah kepada awak media, Sabtu (10/10).
Kemudian J dan adiknya kembali datang ke pangkalan milik Ketua PWI Kotim ini. Mereka meminta sejumlah uang yang cukup fantastis. Jika tidak diberikan, maka artikel tersebut akan disebarluaskan.
”Awalnya diminta ratusan juta, lalu berubah jadi 10 juta, lalu berubah jadi 3 juta. Lalu saya kasih uang 1 juta yang disimpan dalam amplop berwarna putih, dan diterima oleh J,” tuturnya.
Setelah menerima uang tersebut, tidak berapa Tim Macan Resmob, Intelkam Polres Kotim, dan Intelmob datang lalu menangkap kedua pelaku yang saat itu menerima uang di kediaman Siti Fauziah.
Keduanya kemudian diamankan tanpa perlawanan dan dibawa ke Mapolres Kotim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (hl)