Dewan Soroti Simpang Rawan Laka di Jalan Bhayangkara

Anggota Komisi C DPRD Kobar, Rohman saat mengikuti rapat rekayasa jalan rawan laka belum lama ini. (Foto : IST)

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com  – Kondisi simpang tiga yang menghubungkan Jalan Bhayangkara dengan Jalan Sport Center Pangkalan Bun menjadi perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Kawasan tersebut dinilai memiliki potensi kecelakaan lalu lintas sehingga diperlukan langkah penanganan yang tepat.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi C DPRD Kobar, Rohman, saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) terkait pembahasan lokasi rawan kecelakaan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kobar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kobar, Rabu (2/9) lalu.

Menurutnya, kondisi simpang tersebut telah banyak dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan. Laporan yang diterima DPRD menunjukkan adanya kekhawatiran terhadap keselamatan pengendara yang melintas di kawasan tersebut.

“Banyak masyarakat yang melaporkan serta pengguna jalan yang mengeluhkan bahwa di simpang tiga Jalan Bhayangkara–Jalan Sport Center Pangkalan Bun rawan terjadinya kecelakaan. Sehingga melalui forum ini kami minta saran, masukan, serta rekomendasi untuk penanganan simpang tersebut,” ujar Rohman, Senin (7/9).

Selain meminta solusi penanganan, Rohman juga mengusulkan agar kondisi median atau bukaan median jalan turut dikaji. Menurutnya, penutupan median maupun bukaan median dapat menjadi salah satu alternatif untuk menekan potensi terjadinya kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut.

Menanggapi usulan itu, Tim Dishub Kobar melalui Endri Suryansyah menjelaskan bahwa karakteristik simpang tiga Jalan Bhayangkara–Jalan Sport Center cukup berisiko karena bentuk persimpangannya tidak simetris dan berada di area menikung. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya perbedaan ketinggian permukaan jalan sekitar 20 sentimeter.

Endri menilai diperlukan rekayasa lalu lintas serta uji coba di lapangan untuk menentukan pola penanganan yang paling sesuai. (di)

Berita Terkait
<