Gubernur Kalteng Resmikan Jembatan Perintis di Desa Jihing

Gubernur Kalteng Agustiar bersama unsur FKPD saat meresmikan Jembatan Perintis di Desa Jihing Kamis (27/8). (Foto : IST)

SUKAMARA, KaltengEkspres.com — Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin dan Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Desa Jihing, Kecamatan Balai Riam, Kabupaten Sukamara, Kamis (27/8/2026).

Gubernur saat menyampaikan sambutannya mengapresiasi kepada jajaran TNI yang telah membangun Jembatan Perintis Garuda sebagai bagian dari upaya membuka akses wilayah dan menjawab kebutuhan infrastruktur masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Sukamara dan Kotawaringin Timur, saya sangat menyambut baik dan mengapresiasi dibangunnya jembatan ini,” ujar Agustiar.

Agustiar mengucapkan terima kasih kepada Kodam XXII/Tambun Bungai, Korem 102/Panju Panjung, dan Kodim 1014/Pangkalan Bun yang telah bekerja membangun sejumlah jembatan, termasuk satu jembatan di Sukamara dan dua jembatan di Kotawaringin Timur.

Menurut Gubernur, Jembatan Perintis Garuda memberikan dampak langsung bagi warga Desa Jihing dan Desa Petarikan. Sebelumnya, masyarakat harus menempuh jalur memutar untuk berpindah antarwilayah.

“Kehadiran jembatan ini dapat menghemat waktu perjalanan sekitar satu hingga satu setengah jam. Ini mempermudah masyarakat menuju tempat kerja, sekolah, fasilitas kesehatan, pasar, serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial,” katanya.

Agustiar menilai pembangunan jembatan tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah dan TNI dalam mempercepat pembangunan, terutama di wilayah yang membutuhkan peningkatan konektivitas.

Ia menegaskan, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Dari sinilah kita melihat tingginya komitmen, kepedulian, dan semangat pengabdian TNI untuk selalu hadir membantu masyarakat, mulai dari membuka keterisolasian wilayah, mendukung pembangunan dan ketahanan pangan, hingga membantu menghadapi ancaman bencana,” jelas Agustiar.

Sementara itu, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin mengatakan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan wujud bakti TNI Angkatan Darat sekaligus bentuk kehadiran TNI dalam menjawab persoalan konektivitas masyarakat. Menurutnya, keberadaan jembatan memiliki arti strategis karena mendukung mobilitas warga, pendidikan, pelayanan publik, hingga aktivitas ekonomi.

“Jembatan ini mampu membuka isolasi wilayah, memangkas jarak, serta mempercepat arus transportasi bagi masyarakat,” kata Zainul.

Ia menyebut pembangunan infrastruktur tersebut tidak terlepas dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi kekuatan penting untuk mempercepat pembangunan di wilayah yang membutuhkan akses penghubung.

Zainul menambahkan, bahwa jajaran Kodam XXII/Tambun Bungai telah menyelesaikan pembangunan 104 jembatan di wilayah kerjanya. Pembangunan diprioritaskan pada wilayah yang membutuhkan, termasuk kawasan terpencil dan terluar.

Ia meminta masyarakat bersama pemerintah daerah dan aparat untuk menjaga serta merawat Jembatan Garuda Perintis agar dapat digunakan dalam jangka panjang. (Ro)

Berita Terkait
<