Pemkab Kotim Bakal Pasang 63 PJU di Jalan Kapten Mulyono

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus berkomitmen meningkatkan kualitas infrastruktur perkotaan melalui penyediaan fasilitas yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan pembangunan 63 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang Jalan Kapten Mulyono, yang akan segera memasuki tahap pekerjaan fisik setelah proses sosialisasi kepada masyarakat selesai dilaksanakan.

Pembangunan PJU ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan jalan yang lebih terang, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Selain mendukung kelancaran mobilitas, keberadaan penerangan jalan juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan berlalu lintas serta meminimalkan potensi gangguan keamanan pada malam hari.

Kepala Dinas Perhubungan Kotim, Raihansyah, mengatakan saat ini pihaknya masih melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat yang berada di sepanjang ruas Jalan Kapten Mulyono. Tahapan tersebut dilakukan agar masyarakat mengetahui rencana pembangunan sekaligus mendukung kelancaran pelaksanaan proyek.

“Untuk pekerjaan fisik belum dimulai. Saat ini kami masih melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat. Rencananya pertengahan Juli pekerjaan fisik sudah mulai berjalan,” ujar Raihansyah, Kamis (2/7/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan akan dilakukan di ruas Jalan Kapten Mulyono mulai dari Simpang KFC hingga Jalan Lingkar Kota Selatan dengan panjang sekitar 2,9 kilometer. Sebanyak 63 unit lampu LED berdaya 120 watt akan dipasang pada tiang setinggi sembilan meter dengan jarak antartiang rata-rata sekitar 50 meter di satu sisi jalan.

Menurut Raihansyah, penggunaan lampu LED dipilih karena memiliki tingkat pencahayaan yang optimal, lebih hemat energi, serta memiliki umur pakai yang lebih panjang. Dengan penerangan yang memadai, ruas Jalan Kapten Mulyono diharapkan semakin mendukung aktivitas masyarakat, baik pada siang maupun malam hari.

Pembangunan tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 90 hari kalender. Untuk mendukung kelancaran pekerjaan, Dinas Perhubungan terus melakukan koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), PDAM, Telkom, serta Dinas Lingkungan Hidup terkait pekerjaan galian kabel bawah tanah, penyesuaian jaringan utilitas, hingga pemangkasan pohon yang berpotensi menghalangi pemasangan maupun pencahayaan lampu.

Selama proses pembangunan berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi kawasan pekerjaan. Pengguna jalan diminta mengurangi kecepatan kendaraan, mematuhi rambu-rambu lalu lintas sementara, serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menjaga keselamatan bersama.

Dishub juga mengharapkan dukungan dari para pedagang kaki lima yang berjualan di sisi barat Jalan Kapten Mulyono agar dapat mengosongkan sementara area yang menjadi lokasi pekerjaan. Langkah tersebut diperlukan agar proses pemasangan tiang, penarikan kabel, dan instalasi jaringan dapat berjalan sesuai jadwal.

Raihansyah menegaskan, keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap masyarakat dapat berpartisipasi menjaga kelancaran proyek yang manfaatnya akan dirasakan bersama dalam jangka panjang.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan selama pekerjaan berlangsung. Kami berharap masyarakat mendukung pembangunan ini karena nantinya akan meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan,” pungkasnya.

Melalui pembangunan PJU di Jalan Kapten Mulyono, Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan.

Diharapkan, keberadaan penerangan jalan yang memadai tidak hanya memperlancar aktivitas masyarakat pada malam hari, tetapi juga mendukung terwujudnya Kota Sampit yang lebih tertata, aman, nyaman, dan semakin maju. (to)

Berita Terkait
<