112 Peserta Bersaing di MTQ dan FSQ Baamang

Pembukaan MTQ dan FSQ Baamang ditandai dengan pemukulan rebana oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Baamang, Yudi Afrianur, bersama unsur panitia dan sejumlah anggota DPRD Kotim (Foto : IST)

SAMPIT, KaltengEkspres.com  – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) terus mendorong penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat melalui pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan Festival Seni Qasidah (FSQ) tingkat Kecamatan Baamang tahun 2026.

Kegiatan MTQ ke-57 dan FSQ ke-3 tersebut resmi dibuka pada Jumat malam (19/6/2026) di Kelurahan Baamang Hilir, Kecamatan Baamang, yang menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan.

Pembukaan ditandai dengan pemukulan rebana oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Baamang, Yudi Afrianur, bersama unsur panitia dan sejumlah anggota DPRD Kotim yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Kapolsek Baamang, Danramil 1015-4 Baamang, para lurah se-Kecamatan Baamang, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Lurah Baamang Hilir sekaligus Ketua Panitia, Reza Aji Maulana Abdi, mengatakan, kegiatan tahun ini diikuti sebanyak 112 peserta yang terdiri dari 85 peserta MTQ dan 27 peserta FSQ.

“MTQ melombakan empat cabang, yaitu tartil Al-Qur’an, tilawah, syarhil Qur’an, dan tahfidz. Sementara FSQ terdiri dari lomba gambus dan bintang vokalis pop religi,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan Al-Qur’an serta seni Islami.

“Harapannya, kegiatan ini mampu memperkuat syiar Islam dan membentuk generasi yang berkarakter religius,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Camat Baamang, Yudi Afrianur, berharap seluruh peserta dapat menjadikan ajang ini sebagai ruang untuk meningkatkan kemampuan sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.

“Yang juara jangan sombong, dan yang belum berhasil jangan berkecil hati. Jadikan ini motivasi untuk terus belajar,” pesannya.

Ia juga menegaskan bahwa para pemenang nantinya akan menjadi wakil Kecamatan Baamang untuk berlaga di tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur.

“MTQ dan FSQ ini kita harapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya saing,” pungkasnya. (to)

Berita Terkait