Gubernur Kalteng Buka Rakerda APDESI, Dorong Desa Berinovasi

Gubernur Kalteng Agustiar saat membuka resmi Rakerda DPD APDESI Se-Kalteng, Rabu (10/6). (Foto : IST)

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Kalteng Tahun 2026. Rakerda ini dibuka langsung oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran yang dirangkai dengan dialog interaktif, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (10/6/2026).

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan, bahwa desa adalah fondasi utama pembangunan dan kemajuan Kalimantan Tengah.

“Desa adalah fondasi utama kemajuan daerah. Kemajuan Kalimantan Tengah ditentukan oleh keberhasilan pembangunan desa,” tegas Gubernur.

Gubernur menekankan, bahwa keberhasilan program strategis nasional menuju Indonesia Emas 2045 memerlukan dukungan dan peran aktif seluruh kepala desa.

“Keberhasilan berbagai program strategis pemerintah sangat bergantung pada dukungan dan peran aktif kepala desa dalam pelaksanaannya, sehingga seluruh program dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Gubernur.

Gubernur juga mendorong desa mengembangkan inovasi dan mengoptimalkan potensi lokal guna memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

“Desa perlu memperkuat kemandirian ekonomi melalui pengembangan inovasi dan pemanfaatan potensi lokal secara optimal, sehingga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong kesejahteraan warga desa,” jelas Gubernur.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indoensia Ahmad Zabadi yang turut hadir mengatakan, Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih adalah implementasi Asta Cita Presiden dalam membangun ekonomi dari desa.

“Koperasi Desa Merah Putih adalah implementasi komitmen pemerintah untuk mendorong pemerataan ekonomi dan mengurangi kemiskinan melalui pembangunan berbasis desa,”ujar Ahmad.

Ahmad menjelaskan, desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat perekonomian desa guna menekan angka kemiskinan.

“Desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang mampu mendorong berkembangnya aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui penguatan ekonomi desa, upaya pengurangan kemiskinan dapat diwujudkan secara berkelanjutan,” jelas Ahmad.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Kalimantan Tengah Seger Satria menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah atas dukungannya terhadap pelaksanaan Rapat Kerja Daerah APDESI Tahun 2026.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran atas dukungan dan fasilitasi yang diberikan sehingga Rapat Kerja Daerah APDESI Kalimantan Tengah Tahun 2026 dapat terselenggara dengan baik,” kata Seger.

Seger berharap forum Rapat Kerja Daerah menjadi sarana memperkuat organisasi dan sinergi pembangunan desa, sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian para kepala desa dalam menjalankan amanah yang diberikan masyarakat.

“Rapat kerja ini diharapkan menjadi sarana bagi seluruh pengurus dan kepala desa untuk memperkuat organisasi, membangun sinergi, serta mendorong terwujudnya desa yang maju dan mandiri. Kepercayaan yang diberikan masyarakat harus dijaga dan diwujudkan melalui pengabdian serta kerja nyata bagi kemajuan desa,” tandas Seger. (Ro)

Berita Terkait