Sehari, Dua Kebakaran Terjadi di Kobar

Kobaran api saat melahap bangunan rumah warga di Jalan Bagong Kelurahan Candi Kumai, Jumat (22/5) malam. (Foto : IST)

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Kebakaran besar terjadi di dua kecamatan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Jumat (22/5/2026). Kejadian pertama terjadi di pondok pesantren (ponpes) Al-Huda Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam). Kobaran api besar melahap bangunan Kantor Ponpes tersebut, sekira pukul 02. 30 WIB.

Sedangkan kejadian kebakaran kedua, terjadi di Jalan Bagong RT 03 Kelurahan Candi Kecamatan Kumai. Kobaran api melahap dua bangunan rumah warga milik Usup dan Jupri, sekira pukul 17.30 WIB.

Beruntung dari kedua kejadian kebakaran ini tidak ada korban jiwa, namun peristiwa tersebut sempat membuat panik warga sekitar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kobar Dwi Agus Suhartono mengatakan, untuk peristiwa kebakaran Kantor Ponpes Al-Huda di Kecamatan Kolam, kejadian dilaporkan warga kepada pihaknya sekira pukul 02.30 WIB.

Menerima laporan ini, anggota piket langsung berangkat dengan mengerahkan dua unit mobil damkar ke lokasi. Setibanya di lokasi, anggota dibantu petugas damkar kecamatan dan perusahaan berhasil memadamkan api kurang lebih 1 jam.

“Kejadian kebakaran untuk di Ponpes Al-Huda ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik arus pendek di bangunan. Sementara untuk kerugian ditaksir mencapai 200 jutaan,”ungkapnya kepada awak media.

Sementara untuk kejadian di Kelurahan Candi Kecamatan Kumai, tercatat ada dua unit rumah warga yang terbakar. Peristiwa ini dilaporkan kepada pihaknya oleh warga sekira pukul 17.30 WIB,

Menerima laporan ini, anggota Damkar yang piket langsung berangkat ke lokasi untuk melakukan upaya pemadaman dengan mengerahkan 6 unit mobil damkar.

“Dari keterangan warga, sumber api berasal dari rumah salah seorang warga bernama Usup. Api kemudian menjalar ke rumah warga sampingnya bernama Jupri, sehingga mengakibatkan kobaran begitu besar,”jelas Dwi Agus Suhartono.

Saat ini lanjut dia, peristiwa kebakaran tersebut telah berhasil ditangani petugas Damkar dibantu BPBD dan relawan. Untuk kerugian masih dalam penghitungan. (rd)

 

Berita Terkait