Generasi Muda Diingatkan Jauhi Narkoba 

Wabup Kotim Irawati saat bersalaman dengan undangan yang hadir usai melepas pelajar MTSN-1 Sampit, Selasa (19/5). (Foto : to)

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati, mengingatkan generasi muda agar menjauhi penyalahgunaan narkoba yang dinilai dapat merusak masa depan, meruntuhkan masa produktif, serta mengancam keberlangsungan kualitas sumber daya manusia daerah.

Ia menegaskan bahwa narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan mental, tetapi juga menghancurkan masa depan pendidikan, karier, serta kehidupan sosial seseorang. Bahkan, dalam banyak kasus, penyalahgunaan narkoba turut memicu tindakan kriminal dan permasalahan sosial lainnya.

“Generasi muda harus sadar bahwa narkoba bukan hanya merusak tubuh, tetapi juga menghancurkan masa depan dan harapan keluarga,” tegasnya, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, perkembangan zaman yang semakin terbuka dan cepatnya arus informasi membuat generasi muda semakin rentan terhadap pengaruh negatif, termasuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Karena itu, kewaspadaan dan keteguhan prinsip menjadi hal yang sangat penting untuk dimiliki sejak dini.

Ia menambahkan bahwa upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat, terutama keluarga dan sekolah. Peran orang tua dan tenaga pendidik sangat penting dalam memberikan pengawasan, edukasi, serta membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak dan remaja.

Lebih lanjut, Irawati menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam kegiatan positif seperti pendidikan, olahraga, organisasi kepemudaan, serta kegiatan sosial dan keagamaan.

“Aktivitas yang sehat dan produktif dapat menjadi benteng kuat dalam mencegah pengaruh buruk narkoba,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat gerakan anti-narkoba di lingkungan masing-masing, baik di tingkat sekolah, desa, maupun kecamatan.

“Kalau generasi muda kita sibuk dengan kegiatan positif, maka ruang untuk narkoba akan semakin sempit,” ujarnya.

Irawati menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh pihak, termasuk aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan orang tua.

Sinergi ini dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi tumbuh kembang generasi muda Kotawaringin Timur.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berharap generasi muda dapat tumbuh menjadi generasi emas yang sehat, cerdas, berkarakter, dan bebas dari narkoba. Dengan demikian, mereka dapat menjadi motor penggerak pembangunan daerah di masa mendatang. (to)

Berita Terkait