



SAMPIT, KaltengEkspres.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan daerah yang berkelanjutan. Tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan umum, pemerintah daerah juga memberikan perhatian serius terhadap pengembangan pendidikan agama dan madrasah sebagai bagian penting dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, serta berakhlak mulia.
Wakil Bupati Kotim, Irawati menegaskan bahwa pendidikan merupakan pilar utama dalam menentukan arah masa depan daerah. Ia menekankan bahwa kemajuan suatu wilayah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur fisik semata, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang dimiliki.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Keberhasilan daerah sangat ditentukan oleh bagaimana kita menyiapkan generasi muda hari ini,” ujarnya.
Hal itu disampaikannya, saat menghadiri acara pelepasan siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kotawaringin Timur Tahun Ajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung Serbaguna Sampit, Selasa (19/5/2026).
Menurut orang nomor dua di Pemkab Kotim ini, pihaknya terus berupaya memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses pendidikan yang merata dan berkualitas. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, pemerataan layanan pendidikan di wilayah perkotaan hingga pedesaan, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong penguatan kualitas lembaga pendidikan, termasuk madrasah, agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Pemerintah daerah akan terus berkomitmen memajukan dunia pendidikan, termasuk pendidikan agama dan madrasah di wilayah kita tercinta ini,” tegasnya.
Lebih lanjut, Irawati menilai bahwa madrasah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki fondasi moral dan spiritual yang kuat. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, pendidikan berbasis agama dinilai menjadi benteng penting dalam menjaga karakter generasi penerus bangsa.
Menurutnya, keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan akhlak harus menjadi perhatian utama dalam dunia pendidikan saat ini. Hal tersebut menjadi kunci dalam melahirkan generasi yang siap menghadapi tantangan masa depan.
“Pendidikan yang berkualitas harus berjalan seimbang antara ilmu pengetahuan dan pembentukan karakter. Madrasah memiliki peran penting dalam hal ini,” tambahnya.
Irawati juga menegaskan bahwa keberhasilan dunia pendidikan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah semata. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari sekolah, tenaga pendidik, orang tua, hingga masyarakat luas.
Menurutnya, lingkungan pendidikan yang sehat dan suportif akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan anak-anak dalam meraih prestasi dan membangun karakter positif.
“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Kita harus bergandengan tangan menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak-anak kita,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik yang telah berperan besar dalam mendidik serta membimbing para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan di tingkat madrasah tsanawiyah. (to)