Wabup Kotim Hadiri Perpisahan Pelajar MTsN 1 Sampit, Tekankan Pentingnya Ilmu

Wabup Kotim Irawati saat menyampaikan sambutannya ketika menghadiri acara perpisahan pelajar MTsN 1 Sampit, di gedung Serbaguna Sampit, Selasa (19/5). (Foto : to)

SAMPIT, KaltengEkspres.com – Acara pelepasan siswa kelas IX Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Kotawaringin Timur tahun ajaran 2025/2026 di Gedung Serbaguna Sampit berlangsung penuh haru dan kebanggaan, Selasa (19/5/2025). Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan para siswa di tingkat menengah pertama sekaligus awal langkah menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Wakil Bupati Kotawaringin Timur, Irawati yang hadir dalam kegiatan itu mengucapkan selamat kepada seluruh siswa-siswi kelas IX yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan mereka di MTsN 1 Kotim.

Irawati mengatakan pelepasan siswa bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan momentum penting yang menandai hasil dari proses panjang penuh perjuangan, pembelajaran dan pembentukan karakter selama tiga tahun terakhir.

“Hari ini adalah hari yang istimewa, hari yang penuh kebahagiaan namun juga menyisakan rasa haru. Sebuah perjalanan panjang selama tiga tahun telah kalian lalui dengan penuh semangat, kerja keras dan ketekunan,” ucapnya.

Ia menggambarkan perjalanan para siswa sejak pertama kali memasuki gerbang madrasah hingga akhirnya mampu menyelesaikan pendidikan dengan berbagai pengalaman yang membentuk kedewasaan dan karakter mereka.

“Mulai dari belajar, berlatih, berteman hingga berprestasi, semua menjadi bagian penting dalam perjalanan kalian. Hari ini kalian berhasil membuktikan bahwa generasi muda Kotawaringin Timur mampu tumbuh menjadi pribadi yang berilmu dan berkarakter,” katanya.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Irawati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik dan pihak sekolah yang selama ini telah mengabdikan diri dalam mendidik generasi muda.

Menurutnya, guru memiliki peran besar bukan hanya dalam menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk akhlak, kedisiplinan dan moral anak-anak agar menjadi generasi penerus yang berkualitas.

“Kepada bapak dan ibu guru serta tenaga pendidik, saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya. Terima kasih atas pengabdian, kesabaran dan ketulusan hati dalam membimbing anak-anak kita selama tiga tahun ini,” tuturnya.

Ia berharap segala dedikasi dan pengorbanan para guru menjadi amal jariyah yang bernilai ibadah serta membawa keberkahan bagi dunia pendidikan di Kotawaringin Timur.

Tidak hanya kepada siswa dan guru, apresiasi juga disampaikan kepada para orang tua dan wali murid yang dinilai memiliki peran besar dalam keberhasilan pendidikan anak-anak mereka. Dukungan, doa dan perhatian dari keluarga disebut menjadi kekuatan utama dalam membentuk semangat belajar para siswa.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan, dukungan dan doa yang terus mengiringi perjalanan pendidikan putra-putri kita. Keberhasilan hari ini adalah buah dari sinergi yang baik antara sekolah, keluarga dan masyarakat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Irawati memberikan pesan khusus kepada para lulusan agar terus melanjutkan pendidikan dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan kehidupan. Ia mengingatkan bahwa pelepasan ini bukan akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk meraih cita-cita yang lebih besar.

“Hari ini kalian dilepas, bukan berarti berhenti belajar, melainkan berangkat menuju jenjang yang lebih tinggi, menuju tanggung jawab yang lebih besar dan tantangan kehidupan yang lebih luas. Teruslah belajar, jaga nama baik keluarga dan madrasah, serta jadilah generasi yang membanggakan daerah dan bangsa,” tandasnya. (to)

Berita Terkait