



PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Suyanto, mengajak seluruh masyarakat untuk turut menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data yang benar dan akurat. Ia menegaskan, partisipasi aktif masyarakat sangat penting guna mendukung pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
Menurut Suyanto, keberhasilan sensus ekonomi tidak lepas dari keterbukaan masyarakat dalam menyampaikan kondisi sebenarnya. Data yang valid akan menjadi dasar utama dalam menentukan arah pembangunan daerah, khususnya di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan saat ini.
Selain itu, ia juga meminta seluruh kepala desa agar berperan aktif dalam membantu petugas sensus di lapangan. Dukungan berupa pemberian akses dan kemudahan kepada petugas dinilai sangat penting agar proses pendataan berjalan maksimal dan menyeluruh.
Di sisi lain, Pemerintah Daerah (Pemda) Kobar juga mendorong pemerintah desa untuk segera melakukan pembaruan data masyarakat berdasarkan kondisi riil di lapangan. Langkah ini bertujuan memastikan berbagai program pemerintah, terutama di bidang perlindungan sosial, dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
Suyanto mengungkapkan bahwa melalui Dinas Sosial, pihaknya telah mengirimkan surat kepada seluruh kepala desa untuk melakukan pendataan ulang secara objektif.
Hal ini penting untuk memperbaiki data penerima bantuan, termasuk masyarakat yang seharusnya mendapatkan jaminan kesehatan melalui program BPJS Kesehatan namun belum masuk dalam kategori desil yang sesuai.
“Kemarin Pemda sudah kirim surat ke pemdes agar data ulang berdasarkan data riil lapangan yang objektif. Ini penting untuk kepentingan kebijakan pemerintah, termasuk yang ditanggung BPJS Kesehatan namun belum masuk desil. Perlu kita rapikan bersama,” ujar Suyanto, Selasa (5/5/2026).
Ia menegaskan, akurasi data menjadi kunci utama dalam keberhasilan program perlindungan sosial. Dengan data yang tepat, bantuan sosial dapat disalurkan secara efektif tanpa menimbulkan ketimpangan di masyarakat.
“Jangan sampai situasi sulit sekarang, tetapi program tidak tepat sasaran. Kita tahu semua saat ini situasinya sangat sulit, tapi pemerintah harus tetap berjalan dan semua potensi harus dilakukan,” tegasnya.
Pemda Kobar berharap seluruh pemerintah desa dapat bersinergi dalam proses pembaruan dan sinkronisasi data ini. Dengan demikian, ke depan tidak ada lagi masyarakat yang layak menerima bantuan namun terlewatkan, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terus terjaga. (di)