Bocah 8 Tahun di Kobar Tewas Tenggelam

Warga saat melakukan upaya pencarian di lokasi kejadian, Minggu (26/4). (Foto : IST)

PANGKALAN BUN, KaltengEkspres.com – Seorang bocah berusia 8 tahun berinisial MZ, tewas tenggelam di Sungai Arut, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Minggu (26/4/2026) pagi. Murid SD yang tinggal di Jalan Pangeran Antasari RT 15, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan ini, ditemukan tak bernyawa sekira pukul 10.19 WIB.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, kejadian berawal saat korban bersama tiga orang temannya bermain di rumahnya sekira pukul 08.00 WIB.

Saat itu, salah seorang temannya mengajak bermain ke Sungai Arut. Mereka kemudian menuju lokasi sungai untuk berenang.

Di lokasi kejadian, salah satu teman korban sempat mengajari korban berenang dengan cara digendong. Saat itu, sebuah getek atau perahu kayu melintas sehingga menimbulkan gelombang di sekitar lokasi.

“Anak-anak tadi memang bermain di sungai. Waktu ada getek lewat, air jadi bergelombang dan suasana sempat panik,” kata Iwan warga sekitar yang mengaku melihat kejadian.

Setelah itu, korban bersama salah satu temannya berpindah ke tempat yang lebih surut. Namun saat berada di lokasi tersebut, gelombang kembali datang sehingga pegangan korban terlepas dan korban tenggelam.

Melihat kejadian itu, salah satu teman korban berusaha menolong dengan memegang kaki korban. Namun diduga karena panik, pegangan tersebut terlepas dan korban kembali tenggelam.

“Saat itu warga langsung ramai datang membantu mencari. Semua berharap korban cepat ditemukan,”ujarnya.

Kejadian ini kemudian dilaporkan kepihak terkait, tidak lama  tim dari Balakar Rumah Singgah Itah, BPBD, dan anggota Satpolair ke lokasi untuk melakukan upaya pencarian. Akhirnya sekira satu jam lebih, jasad korban ditemukan tidak jauh dari lokasi tenggelam.

Setelah itu langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka  di Jalan Pangeran Antasari RT 15, Kelurahan Raja. (rd)

Berita Terkait