Kerja Bakti Rutin Jadi Solusi Lingkungan Kota

Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo

PALANGKA RAYA, Kaltengeksres.com – Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Widodo mendukung penuh kerja bakti rutin yang digagas di Kota Palangka Raya.

Menurutnya, kerja bakti bukan hanya soal bersih-bersih, tetapi juga bentuk nyata dari budaya gotong royong yang harus terus dijaga dan diperkuat.

“Kami menilai kerja bakti rutin sangat efektif sebagai solusi langsung dan murah dalam menangani persoalan lingkungan, seperti sampah, genangan air, dan saluran yang tersumbat,” ujar tersebut, Senin (07/7).

Di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya kepadatan penduduk, lanjut dia, kesadaran kolektif menjadi kunci menjaga kualitas lingkungan. Kerja bakti bisa menjadi sarana memperkuat partisipasi masyarakat sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.

“Jika warga aktif ikut serta membersihkan lingkungannya secara berkala, maka berbagai masalah seperti banjir lokal akibat sumbatan drainase, tumpukan sampah, hingga potensi penyakit bisa dicegah,”jelasnya.

Ia juga mengapresiasi kelurahan dan RT/RW yang sudah menginisiasi kerja bakti mandiri bersama warga. Bahkan, pihaknya siap mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya untuk memberikan dukungan anggaran operasional bagi kegiatan lingkungan seperti kerja bakti, penghijauan, atau edukasi lingkungan.

Legislator tersebut juga menyarankan agar kerja bakti dapat dikolaborasikan dengan kegiatan sosial lainnya seperti penyuluhan kesehatan, penanaman pohon, hingga lomba kebersihan antar wilayah sebagai pemicu semangat warga.

“Kita bisa membuat kerja bakti jadi kegiatan yang tidak hanya rutin tapi juga menarik. Kolaborasi dengan sekolah, komunitas, hingga relawan bisa memperluas dampaknya,”imbuhnya.

Ia berharap ke depan kerja bakti tidak hanya dilakukan sebagai respons terhadap masalah, tetapi menjadi agenda tetap yang masuk dalam perencanaan kelurahan dan OPD terkait. Dengan begitu, pembangunan lingkungan yang berkelanjutan bisa dimulai dari hal paling sederhana, yakni kepedulian bersama. (gel)

Berita Terkait
<