

KUALA KURUN, KaltengEkspres.com – Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong menghadiri kegiatan pengukuhan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kecamatan, yang dikukuhkan Bunda PAUD Kabupaten Gumas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong, yang ditetapkan berdasarkan keputusan camat masing-masing.
Ada 12 Bunda PAUD kecamatan yang dikukuhkan yakni Bunda PAUD Kecamatan Kurun Fortin Yunia. Yakni Bunda PAUD Kecamatan Sepang Rutesi, Bunda PAUD Kecamatan Mihing Raya Sepratina, Bunda PAUD Kecamatan Tewah Detia Fitriani, Bunda PAUD Kecamatan Kahayan Hulu Utara Sampurnawatie, Bunda PAUD Kecamatan Damang Batu Mega Wiwik.
Selanjutnya, Bunda PAUD Kecamatan Miri Manasa Lamiang, Bunda PAUD Kecamatan Rungan Hulu Lendang Assyie, Bunda PAUD Kecamatan Rungan Estorina, Bunda PAUD Kecamatan Rungan Barat Friskilla Indah, Bunda PAUD Kecamatan Manuhing Martha Tara dan Bunda PAUD Kecamatan Manuhing Raya Arnice.
“Kami ingin komitmen dari Bunda PAUD kecamatan untuk memperluas akses, serta meningkatkan mutu layanan PAUD semakin kuat di seluruh kecamatan,” kata Bupati Gumas Jaya Samaya Monong, Rabu (28/10/2026).
Jaya mengharapkan, Bunda PAUD bukan sekadar gelar kehormatan, melainkan mempunyai komitmen dan tanggung jawab moral untuk menjadi penggerak, motivator dan mitra pemerintah untuk tingkatkan kualitas layanan PAUD.
“Para Bunda PAUD kecamatan harus membangun sinergi dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa/kelurahan, satuan pendidikan, tenaga pendidik dan orang tua serta masyarakat,” terangnya.
Ia menekankan, pentingnya langkah pendekatan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI), yang mencakup pelayanan pendidikan, kesehatan, gizi, pengasuhan, perlindungan serta kesejahteraan anak.
“Pembangunan PAUD tidak dapat dilaksanakan oleh satu pihak saja, tapi perlu kerjasama dan koordinasi di lintas sektor, baik itu instansi terkait, puskesmas, posyandu, kecamatan, kelurahan dan desa, serta masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, lanjut dia, peran keluarga dalam pendidikan anak juga perlu diperkuat. Pendidikan pertama dan utama dimulai dari rumah, sehingga sinergi antara keluarga, satuan PAUD dan masyarakat harus terus dibangun agar anak-anak tumbuh dalam lingkungan penuh kasih sayang, sehat, aman dan mendukung perkembangan mereka.
“Saya harap setiap anak memperoleh layanan PAUD yang aman, nyaman, inklusif dan berkualitas. Tidak boleh ada yang kehilangan kesempatan mendapat pendidikan sejak usia dini karena keterbatasan ekonomi, kondisi geografis dan faktor sosial lain,” tegasnya.
Jaya berpesan kepada Bunda PAUD kecamatan agar amanah ini dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Mereka harus membangun koordinasi yang baik, lakukan pendampingan secara berkelanjutan, dan pastikan setiap program memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dan keluarga.
Sementara Bunda PAUD Kabupaten Gumas Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong mengakui, Bunda PAUD memiliki peran strategis sebagai penggerak, motivator dan mitra pemerintah dalam mendukung penyelenggaraan PAUD yang berkualitas, inklusif, menyenangkan dan berpihak pada kebutuhan anak.
“Pengukuhan Bunda PAUD kecamatan merupakan momentum perkuat komitmen dan satukan langkah dalam majukan PAUD di seluruh Kabupaten Gumas. Bunda PAUD kecamatan harus mampu menjalankan amanah dengan penuh keikhlasan, kepedulian dan semangat pengabdian,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh Bunda PAUD kecamatan untuk menjadi teladan dan penggerak pada wilayah masing-masing, membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, serta menghadirkan gagasan dan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dan keluarga. (sa)