Hadapi El Nino, Kalteng Kerahkan 10.700 Personel Satgas Karhutla

Gubernur Kalteng Agustiar bersama Kapolda Kalteng dan pejabat FKPD terkait saat mengikuti rakor karhutla Selasa (11/8). (Foto : IST)

PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com -Cuaca El Nino yang dialami Indonesia saat ini, dipridiksi bakal panjang, bahkan hingga awal Tahun 2027 mendatang. Menyikapi ini, pemerintah pusat mendorong semua daerah agar memperkuat Satuan Tugas (Satgas) di masing-masing daerah untuk melakukan antisipasi dan penanggulangan, khususnya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal tersebut disampaikan Menko Polkam RI Jenderal TNI (Purn( Djamari Chaniago dalam Rapat Koordinasi Penanganan Peningkatan Eskalasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 yang diikuti Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran secara daring, dari Kantor Polda Kalimantan Tengah, Selasa (11

“Kita harapkan seluruh daerah melakukan antisipasi dengan penguatan Satgas Darat, Udara, patroli, pemadaman, serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Karena ini menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla.”ungkap Chaniago dalam arahannya.

Menurutnya, pencegahan dan kesiapsiagaan sejak dini ini sangat penting, mengingat potensi El Nino dipridiksi akan berlangsung panjang hingga awal tahun 2027 mendatang. Karena itu, semua daerah harus mempersiapkan tim penanganan karhutla di lapangan agar kejadian kebakaran ini bisa ditanggulangi dengan cepat dan sigap.

Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar, seusai mengikuti rakor karhutla tersebut mengatakan, khusus untuk di Kalimantan Tengah, sekitar 10.700 personel dari berbagai unsur telah dikerahkan dalam mendukung penanganan Karhutla.

Pemerintah Provinsi Kalteng lanjut dia, terus memperkuat kesiapsiagaan, sarana dan prasarana, serta koordinasi di lapangan guna mencegah meluasnya kebakaran.

“Kita terus sinergi dan respons cepat menjadi kunci untuk melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak Karhutla ini,”ujarnya. (Ro)

Berita Terkait
<