



NANGA BULIK, KaltengEkspres.com – Grebek Suro Lamandau 2026 resmi dimulai pada Rabu (8/7/2026), hal itu ditandai dengan Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra yang secara resmi melepas 720 peserta Kirab Budaya di halaman GPU Lantang Torang Nanga Bulik yang berlangsung meriah.
Diketahui, event Grebek Suro Lamandau 2026 diinisiasi oleh organisasi Lesbumi Lamandau dengan menggandeng pemerintah daerah dan pihak terkait sebagai wujud keanekaragaman adat dan budaya yang ada di Kabupatrn Lamandau.
Dalam sambutannya, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Grebeg Suro Lamandau 2026.
“Saya menyambut baik penyelenggaraan Grebeg Suro yang memadukan pelestarian budaya dengan berbagai kegiatan sosial, seperti santunan anak yatim, khitan massal, donor darah, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya,” ujar Bupati.
Bupati Lamandau juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga rasa syukur, memperkuat semangat gotong royong, serta melestarikan budaya sebagai identitas daerah yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.
Usai melepas secara resmi peserta kirab, Bupati Lamandau bersama Ketua DPRD, unsur Forkopimda, dan tamu undangan menaiki Kereta Kencana untuk mengikuti iring-iringan kirab menuju Bundaran Rusa. Sepanjang perjalanan, masyarakat tampak antusias menyaksikan arak-arakan gunungan hasil bumi yang dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni budaya, seperti Reog Ponorogo, musik tradisional, kuda lumping, serta peserta yang mengenakan beragam pakaian adat.
Setibanya di Bundaran Rusa, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa selamat sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Acara kemudian ditutup dengan pembagian gunungan hasil bumi kepada masyarakat sebagai simbol keberkahan, kebersamaan, dan harapan agar hasil bumi Kabupaten Lamandau senantiasa melimpah serta membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. (Btg)