



PALANGKA RAYA, Kaltengekspres.com – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Sengkon, menilai kesadaran masyarakat dalam merencanakan perjalanan kini semakin meningkat, terutama dalam mengatur waktu pengisian bahan bakar minyak (BBM).
Menurutnya, perubahan pola ini terlihat dari mulai tertatanya kebiasaan warga dalam menentukan waktu yang lebih tepat untuk mengisi BBM, sehingga tidak menumpuk pada jam-jam tertentu.
“Ini menjelaskan bahwa langkah tersebut secara tidak langsung membantu mengurangi antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar,”kata Sengkon, Rabu (06/5).
Dengan pengaturan waktu yang lebih baik, lanjut dia, masyarakat bisa menghemat waktu sekaligus membuat aktivitas harian menjadi lebih efisien.
Sengkon menyebutkan bahwa kesadaran ini tumbuh seiring meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap pentingnya perencanaan perjalanan.
“Agar faktor informasi yang semakin mudah diakses juga turut membantu warga dalam menentukan waktu yang tepat untuk beraktivitas, termasuk saat mengisi BBM,”ujarnya.
Ia menilai bahwa perubahan perilaku ini merupakan hal positif yang perlu terus didorong agar menjadi kebiasaan yang berkelanjutan.
“Dengan pola yang lebih teratur, potensi kepadatan di titik-titik layanan publik dapat ditekan secara bertahap,”tambahnya.
Sengkon juga mengapresiasi upaya berbagai pihak dalam memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya manajemen waktu dalam aktivitas sehari-hari.
Menurutnya, edukasi yang tepat mampu membentuk pola pikir masyarakat menjadi lebih tertib dan terencana.
Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa dukungan dari penyedia layanan juga tetap diperlukan untuk menjaga ketersediaan BBM agar tetap stabil.
“Keseimbangan antara kesadaran masyarakat dan kesiapan layanan menjadi kunci dalam menciptakan situasi yang kondusif,”tegasnya.
Ia juga mendorong adanya inovasi dalam sistem pelayanan, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi secara lebih cepat dan akurat. (gel)