



PALANGKA RAYA, Kaltengekspres.com – Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, H. Sudarsono menyebut para pemuda memiliki potensi besar sebagai penggerak pembangunan, namun perlu didorong dengan kebijakan yang tepat.
Salah satu langkah yang dinilai efektif adalah memberikan pelatihan kewirausahaan, bimbingan teknis, hingga kemudahan akses permodalan bagi pemuda yang memiliki minat membangun usaha.
“Anak muda sekarang punya banyak ide kreatif, tapi sering terkendala pada modal dan bimbingan. Inilah yang perlu dijembatani pemerintah agar mereka bisa mandiri dan berkontribusi nyata bagi daerah,”ungkap Sudarsono, Selasa (5/8).
Sudarsono menilai, program pemberdayaan pemuda sebaiknya diarahkan pada sektor-sektor yang memiliki nilai tambah tinggi seperti ekonomi digital, industri kreatif, hingga pengolahan produk lokal berbasis potensi daerah. Dengan begitu, para pemuda tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat sekitar.
Selain dukungan pelatihan dan modal, ia mendorong pemerintah menjalin kerja sama dengan pihak swasta dan lembaga keuangan untuk memperluas akses bantuan usaha bagi pemuda. “Kemitraan dengan sektor swasta akan mempercepat pengembangan usaha kreatif pemuda, apalagi jika diintegrasikan dengan pasar digital,” tambahnya.
Langkah ini, diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran pemuda serta meminimalisir permasalahan sosial. Pemberdayaan pemuda melalui wirausaha juga dinilai sebagai upaya jangka panjang membangun generasi produktif dan inovatif di Kalimantan Tengah.
“Pemerintah harus melihat pemuda sebagai aset, bukan beban. Dengan program yang tepat, mereka bisa menjadi pelopor perubahan sekaligus motor penggerak ekonomi daerah,”tandasnya. (gel)