



PALANGKA RAYA, KaltengEkspres.com – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng menggelar dialog Sosialisasi dengan Tema Pengelolaan dan Persiapan Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 di Provinsi Kalimantan Tengah di Gedung Smart Province (GSP) Diskominfosantik Kalteng, Rabu (7/2/2024).
Dialog ini menghadirkan Ketua KPU Kalteng Sastriadi selaku narasumber serta Novita Chandra Wijaya sebagai Host.
Ketua KPU Prov. Kalteng Sastriadi dalam dialog ini mengatakan, KPU Provinsi mempunyai tugas sebagai koordinator penyelenggaraan pemilu di wilayah provinsi jadi bagaimana caranya mengendalikan dan mengkomunikasikan semua hal kepada seluruh perangkat penyelenggara ditingkat kabupaten/ kota.
“Informasi ini disalurkan oleh teman-teman di kabupaten/ kota kepada perangkat di Panitia Pelaksana Kegiatan (PPK), Desa dan Kelurahan,” kata Sastriadi.
Sastriadi mengutarakan KPU dan Bawaslu dalam pemilu memiliki tugas masing-masing yakni KPU memiliki tugas melaksanakan seluruh tahapan kepemiluan dari pencalonan, pendaftaran pemilih, kemudian pungutan dan penghitungan suara.
Sementara Bawaslu memiliki tugas untuk memastikan penyelenggaraan tahapan sudah benar sesuai ketentuan san Perundang-undangan. Contohnya kalau ada yang tidak benar dilakukan oleh KPU, maka Bawaslu bisa memberikan masukan, saran, rekomendasi bahkan bisa membuat putusan.
Terkait dengan peserta pemilu dalam pemilu Tahun 2024, Sastriadi mengutarakan khususnya pada Tanggal 14 Februari 2024 ada 3 (tiga) lembaga yang akan dipilih yakni Presiden, Legislatif/ DPR, DPRD dan DPD. Untuk Presiden ada 3 (tiga) calon, untuk Partai Politik ada 18, dimana terbagi menjadi 3 (tiga) tingkatan lembaga, ada tingkat kabupaten/kota, DPRD tingkat provinsi dan ada DPR RI.
Kemudian untuk DPR ini dialokasi 6 kursi untuk Kalteng, sementara DPRD Provinsi ada 45 kursi yang terbagi menjadi 5 Dapil , sedangkan untuk kabupaten/ kota ada 48 Dapil dengan alokasi pemilih 385 kursi.
“Jumlah pemilih kita 1.935.116 pemilih. Jumlah pemilih ini tersebar di 7.830 TPS dan 7.830 TPS yang sedang kami persiapkan logistiknya. Per tadi malam saat melakukan rapat dengan kabupaten/ kota jam dua malam, kesiapan logistik sudah mencapai 99 persen,”tandasnya. (asro)