Puluhan Taekwondo Ikut UKT Sabuk Hitam

Ketua Panitia UKT Taekwondo Kalteng Novi Iskandarsyah.

KASONGAN, KaltengEkspres.com – Sedikitnya 90 Taekwondowin se Kalimantan Tengah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) sabuk hitam.
UKT Sabuk hitam dalam cabang okahraga beladiri taekwondo merupakan sabuk tertinggi. Dimana warna hitam melambangkan akhir yang menunjukan sisi kematangan jiwa seseorang sebagai seorang atlet atau sebagai pelatih.

Ketua panitia UKT taekwondo Kalimantan Tengah, Novi Iskandarsyah mengatakan, UKT untuk tingkatan sabuk hitam akan dilaksanakan pada Jumat (13/1) hingga Sabtu (14/1) di Kasongan, Kabupaten Katingan.

“Update paserta diikuti 90 taekwondoin, sabuk hitam Dan I jumlah 55 orang,,”ujarnya, Jumat (5/1/2024).

Selanjutnya, sabuk hitam Dan 2 sebanyak 25 orang , sabuk hitam Dan 3 sebanyak 6 orang dan sabuk hitam Dan 4 sebanyak 4 orang.

Menurutnya,, kegiatan langsung di suport oleh Pengurus Kabupaten (Pengkab) TI , Kabupaten Katingan.

Sebagai penguji para taekwondowin langsung dari penguji nasional yang ditugaskan Oleh Pengurus Besar (PB) Taekwondo Indonesia yakni Master Rafael J Rosok (Kaltim) dan Master Nur Laila Romadhoni (Kalteng).

Novi yang juga menjabat Kepala Bidang (Kabid) prestasi taekwondo Kalteng, meminta semua paserta untuk lebih meningkatkan disiplin dan kontrol mental. Juga perlu mempelajari pola Choong-Moo yang punya 30 gerakan.

“Kenaikan sabuk merupakan peningkatan kualitas baik atlet terlebih pelatih ,” tegas Novi. (Isnaeni)

Berita Terkait