Home / Katingan

Selasa, 23 November 2021 - 13:12 WIB

Usulan Tambahan Guru Belum Dipenuhi

Anggota DPRD Katingan Sugianto.

Anggota DPRD Katingan Sugianto.

KASONGAN, KaltengEkspres.com– Usulan penambahan tenaga pengajar khusus skil atau keterampilan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Katingan beberapa waktu lalu, belum dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan, melalui Dinas Pendidikan Katingan.

Karena itu, dewan meminta agar Pemkab Katingan melalui Disdik Katingan untuk merealisasikannya. Pasalnya, sampai saat ini tenaga pengajar yang diinginkan tersebut masih minim.

Hal ini diungkapkan oleh Anggota  DPRD Katingan, Sugianto SH kepada sejumlah awak media, belum lama ini. Menurutnya, sejumlah guru yang diusulkan untuk ditambah hingga kini belum terpenuhi. Seperti guru agama, bahasa Inggris, matematika, dan sejumlah guru lainnya.

Khusus untuk guru agama, matematika dan bahasa Inggris lanjut dia, sangat dibutuhkan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Satu Atap.

Baca Juga :  Pembobol Mobil Pikap Diringkus Polisi 

“Salah satu sekolah yang membutuhkan adalah SMP Satu Atap di Kecamatan Petak Malai,”ungkap anggota dewan dari dapil Katingan III yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini, Selasa (23/11/2021).

Sugianto menjelaskan, bahwa usulan tersebut  sebelumnya selalu disampaikan ke Disdik Katingan. Salah satu momennya adalah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilaksanakan oleh pihak eksekutif setiap tahunnya.

Bahkan, pada saat penyampaian hasil reses ketika digelarnya rapat paripurna penyampaian hasil reses. Namun tak pernah juga ada tanggapan serius dari dinas terkait.

“Padahal, setiap kali dilaksanakan paripurna penyampaian hasil reses selalu didengar saja sejumlah kepala OPD terkait,”ujarnya.

Baca Juga :  Polsek Katingan Tengah Tangkap Pelaku Pencurian Kotak Amal 

Selanjutnya, khusus untuk guru agama, di SMP Satu Atap Kecamatan Petak Malai dan Katingan Hulu tambah Sugianto, sungguh dibutuhkan. Karena, guru agama bukan hanya untuk memberikan ilmu tentang keagamaan saja, melainkan juga memberikan ilmu tentang etika di sekolah dan di rumah tangga serta kepada orangtua.

Sedangkan untuk guru bahasa Inggris, seperti yang sering diminta oleh Bupati Katingan kepada semua siswa SMP, harus sudah bisa berbahasa Inggris baik gramer maupun kcompertation. “

“Tapi nyatanya sampai saat ini belum dipenuhi. Jadi bagaimana kita berharap siswa SMP bisa berbahasa Inggris, sementara permintaan gurunya saja belum dipenuhi oleh Pemkab Katingan.”tandasnya. (MI)

Share :

Baca Juga

Katingan

Terjadi Lonjakan Penderita Covid-19, Pasar Kereng Pangi Disterilisasi

Katingan

Pjs Bupati Kecewa Pelantikan Kepala Adat Tak Dihadiri Kepala SOPD

Katingan

Dilanda Banjir, Ruas Jalan Soekarno Hatta Katingan Nyaris Putus

Katingan

Jelang Pilkada, Situasi Politik di Katingan Masih Kondusif

Katingan

Pemkab Dukung Kelompok Simpul Wisata Desa Karuing

Katingan

Anggotanya Meninggal, Kapolres Katingan Melayat ke Rumah Duka

Katingan

KUA PPAS APBD Katingan 2022 Disahkan

Katingan

KPU Katingan Mulai Sortir Surat Suara